Manajer Liverpool, Arne Slot, menyatakan kesiapan timnya untuk menghadapi strategi pertahanan Leeds United yang dinilai lebih berbahaya. Pelatih asal Belanda itu secara khusus mewaspadai perubahan formasi lawan yang terbukti merepotkan The Reds pada pertemuan sebelumnya.
Liverpool akan memulai Tahun Baru 2026 dengan menjamu Leeds United dalam laga pekan ke-19 Premier League. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Anfield pada Jumat, 2 Januari 2026, dini hari WIB.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kedua tim datang dengan catatan positif, sama-sama tak terkalahkan dalam lima pertandingan liga terakhir. Liverpool berhasil meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang, sementara Leeds mencatatkan dua kemenangan dan dua hasil seri.
Meskipun terdapat perbedaan signifikan di papan klasemen, di mana Liverpool menempati posisi keempat dan Leeds di peringkat ke-16, duel ini diprediksi akan berjalan alot. Hal ini berkaca pada pertemuan sebelumnya di Elland Road, saat Liverpool ditahan imbang Leeds United dengan skor 3-3.
Dalam laga tersebut, Liverpool sempat unggul dua gol namun gagal mempertahankan keunggulan dan justru kebobolan di masa injury time babak kedua. Menurut Arne Slot, kemampuan Leeds untuk mengejar ketertinggalan tak lepas dari perubahan formasi yang mereka lakukan.
Antisipasi Formasi Empat Bek
Slot mengakui bahwa Leeds menjadi jauh lebih berbahaya ketika mereka beralih ke formasi empat pemain bertahan. Oleh karena itu, ia telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi taktik tersebut dalam pertandingan di Anfield nanti.
“Apa yang saya ambil dan pahami adalah kami sangat kesulitan, atau jauh lebih kesulitan, ketika mereka beralih ke formasi 4 bek ketika mereka mulai bermain 4-3-3 di 20 menit terakhir pertandingan. Saat itulah mereka mencetak gol,” kata Slot menjelang laga Liverpool vs Leeds United, seperti dipantau Mureks.
Ia melanjutkan, “Oke, gol pertama adalah intervensi VAR lagi, tetapi gol kedua adalah gol yang sangat bagus dari mereka. Gol ketiga adalah dari bola mati, tapi kami lebih kesulitan ketika mereka bermain dengan 4 bek daripada ketika mereka bermain dengan 5 bek.”
“Saya pasti akan melihat keduanya [strategi], tetapi terutama momen ketika mereka beralih ke formasi 4 bek,” tegas Arne Slot, menunjukkan fokusnya pada adaptasi taktik lawan.






