Hiburan

AMD Rencanakan Buka Sebagian Kode Sumber FSR 4, Beri Peluang Baru untuk Modder dan Pengembang

AMD mengumumkan rencana untuk membuka sebagian besar kode sumber (open-source) teknologi upscaling FSR 4 miliknya, kecuali teknologi inti. Pengumuman ini disampaikan dalam diskusi dengan media dan pakar grafis di ajang CES 2026, Las Vegas, Kamis (08/01/2026).

Menurut pantauan Mureks, langkah ini merupakan bagian dari ‘rencana jangka panjang’ AMD untuk ekosistem perangkat lunaknya. Andrej Zdravković, Presiden Teknologi GPU dan Chief Software Officer AMD, menjelaskan bahwa perusahaan bermaksud merilis sumber untuk pustaka FSR 4, namun akan mempertahankan teknologi inti tetap tertutup. Hal ini dilakukan “agar tidak memberikan keuntungan kepada insinyur Nvidia,” seperti yang dilaporkan Tom’s Hardware dari sesi tanya jawab tersebut.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Insiden Kebocoran Kode Sumber FSR 4 Tahun Lalu

Secara teknis, insiden serupa pernah terjadi pada Agustus 2025. Saat itu, seseorang di AMD secara tidak sengaja mengunggah kode sumber FidelityFX SDK ke GitHub sebelum segera menghapusnya. Meskipun hanya tersedia sebentar, para modder dengan cepat berhasil membuat FSR 4 berjalan di perangkat keras non-RDNA 4, meskipun dengan penurunan kinerja yang signifikan.

Sebagai pengingat, FSR 4 adalah iterasi terbaru dari paket upscaling dan generasi bingkai (frame generation) AMD. Berbeda dengan versi sebelumnya (FSR 3.1.5 dan yang lebih lama) yang sepenuhnya berjalan pada shader standar, FSR 4 memerlukan akses ke unit matriks di GPU RDNA 4 untuk berfungsi sebagaimana mestinya. Ini karena FSR 4 kini bekerja mirip dengan DLSS, menggunakan jaringan saraf untuk memperbaiki artefak upscaling dan menginterpolasi bingkai.

Manfaat Open-Source FSR 4

Lalu, apa artinya ini bagi pengguna dan pengembang? Sebenarnya, tidak ada yang sepenuhnya baru, karena para modder sudah berhasil membuat FSR 4 berfungsi pada GPU lama, seperti seri Radeon 6000 bertenaga RDNA 2. Namun, memiliki kode sumber untuk keseluruhan sistem ini mungkin akan mempermudah pembuatan aplikasi pihak ketiga yang dapat melakukan pekerjaan lebih baik daripada perangkat lunak AMD dalam mengesampingkan implementasi FSR di dalam game.

Perangkat lunak Adrenalin memang sudah jauh lebih baik, tetapi masih terasa agak kaku untuk digunakan. Jika FSR 4 yang bersifat open-source dapat memperbaiki hal tersebut, maka semua pihak akan diuntungkan. AMD tidak ingin memberikan semua rahasia di balik jaringan saraf yang digunakan dalam FSR 4, karena Intel dan Nvidia dapat mempelajarinya untuk meningkatkan sistem AI mereka sendiri. Namun, setiap aspek lain dari SDK FSR kemungkinan besar akan menjadi open-source dalam waktu dekat.

Meskipun presentasi dan stan AMD di ajang CES 2026 tahun ini sangat terfokus pada kecerdasan buatan (AI), diskusi mengenai masa depan FSR 4 ini menunjukkan komitmen AMD terhadap komunitas gaming.

Referensi penulisan: www.pcgamer.com

Mureks