AMD kembali menunjukkan dominasinya di segmen prosesor kelas atas dengan meluncurkan dua prosesor baru dari lini Strix Halo, yakni Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388, pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026. Peluncuran ini menegaskan komitmen AMD untuk menghadirkan performa kecerdasan buatan (AI) dan grafis tinggi pada perangkat ringkas tanpa perlu kartu grafis diskrit.
Kedua prosesor ini dirancang khusus untuk pengguna profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi intensif dalam laptop tipis dan PC ringkas. Dukungan penuh dari Windows 11 Pro juga diklaim meningkatkan kinerja perangkat untuk integrasi AI yang lebih mendalam.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Ekspansi Lini Strix Halo dengan Peningkatan Grafis
Lini Strix Halo, yang pertama kali diperkenalkan AMD pada tahun 2025, merupakan solusi terintegrasi yang memadukan prosesor multi-core, GPU Radeon berbasis arsitektur RDNA 3.5, serta Neural Processing Unit (NPU) XDNA 2. Platform ini menawarkan kemampuan AI hingga 50 TOPS (Trillions of Operations Per Second) dan terhubung melalui sistem memori terpadu berkapasitas besar.
Sebelumnya, lini Strix Halo telah diisi oleh Ryzen AI Max+ 395 (16 core), Ryzen AI Max 390 (12 core), dan Ryzen AI Max 385 (8 core). Prosesor-prosesor ini telah diadopsi oleh berbagai produsen terkemuka seperti HP ZBook Ultra G1a, Asus ROG Flow Z13, serta sejumlah mini PC kelas atas.
Ryzen AI Max+ 392 dan 388 hadir sebagai pengembangan signifikan dengan fokus pada peningkatan grafis. AMD membekali kedua prosesor ini dengan GPU terintegrasi RDNA 3.5 yang berisi 40 Compute Unit (CU), diklaim mampu menghasilkan performa komputasi hingga 60 TFLOPs.
Dari sisi CPU, spesifikasi inti tidak banyak berubah. Ryzen AI Max+ 392 tetap mengandalkan konfigurasi 12 core dan 24 thread dengan kecepatan boost mencapai 5GHz. Sementara itu, Ryzen AI Max+ 388 hadir dengan desain 8 core dan 16 thread. Unit NPU pada kedua model ini juga masih mengusung spesifikasi serupa, dengan fokus pada kebutuhan inferensi AI dan pemrosesan model secara lokal.
Klaim Performa Unggul dan Dukungan Mitra
Pada CES 2026, AMD turut memamerkan klaim performa lini Strix Halo. Berdasarkan pengujian internal, sistem berbasis Strix Halo disebut mampu mengungguli Nvidia DGX Spark dalam pengujian AI berbasis rasio token per detik per dolar. Selain itu, AMD juga mengklaim keunggulan dibandingkan MacBook Pro terbaru dengan chip Apple M5, terutama dalam skenario AI, multitasking, dan gaming tertentu.
Mureks mencatat bahwa AMD menekankan klaim performa tersebut masih menunggu pembuktian melalui pengujian independen dari pihak ketiga. Dengan dukungan dari sejumlah mitra OEM seperti Acer, Asus, HP, Lenovo, dan Framework, AMD berambisi memperluas jangkauan Strix Halo ke pasar yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada segmen khusus, tetapi juga menyasar kalangan profesional dan penggemar teknologi.
AMD Perkenalkan Ryzen AI PRO 300 Series untuk PC Bisnis
Selain Strix Halo, AMD juga resmi memperkenalkan generasi ketiga prosesor komersial berbasis AI, yakni AMD Ryzen AI PRO 300 Series. Prosesor ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan PC bisnis ke tingkat yang lebih tinggi, cepat, efisien, dan cerdas berkat bantuan AI.
Ryzen AI PRO 300 Series mendukung penuh Copilot+ PC, perangkat baru dari Microsoft yang memadukan performa unggul dengan AI. Prosesor ini dilengkapi dengan Neural Processing Unit (NPU) yang memberikan daya komputasi AI hingga 55 TOPS, melebihi syarat minimum Copilot+ PC.
Dengan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak ini, Copilot+ PC memungkinkan berbagai fitur AI dapat berjalan optimal, seperti:
- Recall untuk menelusuri kembali aktivitas sebelumnya yang pernah dibuka.
- Windows Studio Effect untuk meningkatkan kemampuan kamera saat pertemuan daring.
- Cocreator untuk membuat gambar dari sketsa dan teks dalam aplikasi Paint.
- Live Captions and Translation untuk terjemahan waktu nyata saat pertemuan daring atau memutar video.
- Click-to-Do untuk menyalin teks dari sebuah gambar.
Prosesor Ryzen AI PRO 300 Series dibangun dengan arsitektur “Zen 5”, menghadirkan performa CPU yang optimal dan peningkatan hingga tiga kali lipat performa AI dibandingkan generasi sebelumnya. Model tertingginya, Ryzen AI 9 HX PRO 375, menawarkan peningkatan performa hingga 40 persen dan peningkatan produktivitas 14 persen dibandingkan prosesor Intel Core Ultra 7 165U.
Didukung oleh AMD PRO Technologies, prosesor Ryzen AI PRO 300 Series menawarkan keamanan global untuk melindungi data bisnis sensitif, kemudahan manajemen TI, serta nilai investasi optimal melalui kinerja tinggi dengan konsumsi daya rendah. Prosesor ini menggunakan fabrikasi 4nm, memungkinkan efisiensi energi yang jauh lebih baik dan daya tahan baterai lebih lama, menjadikannya pilihan ideal untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Referensi penulisan: www.liputan6.com






