AMD kembali membuat gebrakan di pasar komputasi dengan meluncurkan dua chip terbaru dari lini Ryzen AI Max+, yaitu Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388. Kedua prosesor ini dirancang untuk membawa kemampuan grafis terintegrasi yang sangat bertenaga ke segmen laptop gaming kelas menengah, berpotensi mengubah lanskap pasar secara signifikan.
Sebelumnya, tim redaksi Mureks telah terkesima dengan performa AMD Ryzen AI Max+ 395 (dengan kode nama Strix Halo). Chip tersebut dikenal memiliki grafis terintegrasi yang begitu kuat, bahkan mampu menandingi kinerja GPU laptop diskrit dari Nvidia. Kehadiran chip ini menjadi salah satu faktor krusial yang menjadikan tahun 2026 sebagai era kebangkitan laptop.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Sebagai respons, AMD kini menghadirkan keunggulan tersebut ke lebih banyak pilihan laptop kelas menengah melalui dua chip Strix Halo baru ini. Keduanya menawarkan GPU 40-core yang sama, namun dengan pengurangan jumlah inti CPU dan kecepatan clock, menjadikannya pilihan menarik dengan harga yang lebih terjangkau.
Keluarga AMD Ryzen AI Max+
| Model | Cores / Threads | Max boost (up to) | Graphics cores | GPU TFLOPS (up to) |
|---|---|---|---|---|
| Ryzen AI Max+ 395 | 16 / 32 | 5.1 GHz | 40 | 60 |
| Ryzen AI Max+ 392 | 12 / 24 | 5.0 GHz | 40 | 60 |
| Ryzen AI Max 390 | 12 / 24 | 5.0 GHz | 32 | 48 |
| Ryzen AI Max+ 388 | 8 / 16 | 5.0 GHz | 40 | 60 |
| Ryzen AI Max 385 | 8 / 16 | 5.0 GHz | 32 | 48 |
Kekuatan Gaming Terintegrasi
Sepanjang tahun 2025, satu hal menjadi sangat jelas: GPU AMD Radeon 8060S yang terintegrasi dalam chip Ryzen AI Max+ adalah alasan utama mengapa istilah “terintegrasi” tidak lagi dianggap remeh dalam dunia gaming PC. Kemampuan arsitektur RDNA 3.5 ini telah memukau banyak pihak, terbukti mampu menjalankan game AAA dengan framerate yang sangat mulus, baik pada perangkat seperti Asus ROG Flow Z13 maupun Framework Desktop. Potensi ini bahkan meningkat lebih tinggi dengan mengaktifkan teknologi FSR.
Mureks mencatat bahwa dengan sedikit kompromi pada sisi CPU, GPU yang sepenuhnya dimuat ini kini dapat hadir pada sistem dengan harga yang lebih ekonomis. Harga selalu menjadi salah satu hambatan utama, sehingga langkah AMD untuk mengatasi hal ini secara langsung patut diapresiasi.
Performa AI Unggul
Selain kemampuan gaming, salah satu aspek kunci yang berkembang pesat adalah dukungan chip ini terhadap model bahasa besar (LLM) offline yang masif melalui inti GPU-nya. Menurut pengujian internal AMD, chip ini dapat menjalankan ChatGPT-OSS 120B 1,7 kali lebih cepat dibandingkan mini supercomputer AI DGX Spark milik Nvidia.
Dalam perbandingan yang lebih setara, chip ini menunjukkan performa AI 1,4 kali lebih cepat dari M5 MacBook Pro, serta performa pembuatan konten 1,8 kali lebih cepat. Singkatnya, Strix Halo telah mendorong era PC AI lebih jauh dibandingkan NPU chip mana pun dalam hal efektivitas kerja. Kehadiran chip ini di sistem dari produsen seperti Asus, Acer, HP, dan Lenovo sangat dinantikan.






