Winger muda Chelsea, Alejandro Garnacho, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap minimnya kontribusi gol yang ia ciptakan musim ini. Meski rajin menciptakan peluang di lapangan, pemain berusia 21 tahun itu baru mencetak empat gol dari 20 penampilannya di seluruh kompetisi.
“Saya yakin, saya bisa bikin banyak gol. Saya melewatkan banyak kesempatan tapi ini normal,” ujar Garnacho, seperti dilansir dari Daily Mail. Ia menambahkan, “Saya masih muda dan siklus seperti ini sudah jadi bagian dari sepak bola. Saya masih bisa berkembang dan berjalannya waktu gol-gol akan datang.”
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Catatan Mureks menunjukkan, selain empat gol, Garnacho juga baru menyumbangkan tiga assist bagi The Blues. Angka ini terbilang minim mengingat intensitas serangannya yang kerap merepotkan pertahanan lawan.
Pemain asal Argentina ini memang sempat dirotasi pada awal musim. Namun, menjelang akhir era manajer Enzo Maresca, Garnacho mulai rutin dipercaya tampil sebagai starter, menunjukkan peningkatan kepercayaan dari staf pelatih.
Chelsea memboyong Alejandro Garnacho dari Manchester United pada bursa transfer musim panas 2025. Kepindahannya terjadi setelah ia tersingkir dari skuad utama Setan Merah di bawah arahan manajer Ruben Amorim.
Perjalanan Garnacho di Stamford Bridge masih sangat panjang. Ia terikat kontrak dengan Chelsea hingga musim panas 2032, memberikan waktu yang cukup baginya untuk membuktikan diri dan mencapai potensi penuhnya.
Meski demikian, Garnacho menegaskan prioritas utamanya adalah kemenangan tim. “Yang terpenting, saya bisa bantu tim untuk menang terlepas saya bikin gol atau sumbang assist. Tapi saya yakin, saya bisa lebih tajam,” tutupnya, penuh keyakinan.






