Acer tidak menampilkan perangkat Handheld Gaming PC Nitro Blaze pada pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat perangkat tersebut telah dipamerkan sejak IFA 2024.
Perusahaan asal Taiwan itu secara resmi menunda penetapan tanggal rilis Nitro Blaze di pasar AS. Penundaan ini dipicu oleh ketidakpastian biaya yang bersumber dari kebijakan tarif impor. Akibatnya, Acer memilih untuk memprioritaskan produk-produk inti yang sudah memiliki skala penjualan besar.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Alasan Absennya Nitro Blaze dari Panggung CES 2026
Ketidakhadiran Acer Nitro Blaze di ajang CES 2026 mengirimkan sinyal kuat ke pasar. Acer mengakui bahwa peluncuran produk niche, seperti konsol gaming genggam, kini terasa lebih berisiko. Biaya tarif impor AS menjadi hambatan signifikan yang memengaruhi keputusan penetapan harga dan produksi.
Manajemen Acer memilih untuk fokus pada lini produk utama demi memastikan profitabilitas di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Hal ini berarti, perangkat yang status permintaannya belum teruji, seperti Nitro Blaze, harus dipertimbangkan ulang jadwal peluncurannya.
Dalam ringkasan Mureks, pasar perangkat gaming genggam saat ini sangat kompetitif. Nitro Blaze harus bersaing ketat dengan nama-nama besar seperti Steam Deck, Xbox Ally X, dan Legion Go 2.
Perjalanan Prototipe dan Masa Depan yang Belum Pasti
Acer pertama kali mengisyaratkan ambisi mereka di pasar Handheld Gaming PC dengan memamerkan prototipe Nitro Blaze 7 pada ajang IFA 2024. Setahun kemudian, di CES 2025, perusahaan memperluas jajaran dengan memperkenalkan model Nitro Blaze 8 dan Nitro Blaze 11. Model 11 inci ini tergolong tidak biasa dan dirancang untuk menonjol dari para pesaingnya yang berukuran lebih kecil.
Namun, di CES 2026, pembicaraan mengenai seluruh jajaran Nitro Blaze senyap. Pesan utama dari Acer adalah bahwa mereka belum membatalkan produk tersebut. Meskipun demikian, rencana peluncuran di AS masih perlu dipastikan. Perusahaan harus menavigasi isu tarif sambil memfokuskan sumber daya pada kategori yang penjualannya sudah stabil.
Acer menegaskan bahwa kategori perangkat genggam masih ada dalam peta rencana mereka di AS. Namun, peluncuran lokal akan terus ditunda hingga kondisi biaya dan pasar lebih stabil.






