Teknologi

Nosh: Robot Masak AI Revolusioner, Solusi Praktis untuk Persiapan Makanan Modern

Dunia teknologi dapur kembali dihebohkan dengan kehadiran Nosh, sebuah robot masak berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mempermudah proses persiapan makanan atau meal prep. Diperkenalkan secara resmi pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, perangkat ini menjanjikan revolusi dalam cara kita memasak di rumah.

Nosh: Otomatisasi Dapur dengan Repertoar 500 Hidangan

Nosh hadir sebagai jawaban bagi mereka yang ingin mengotomatiskan sebagian proses memasak. Berbeda dengan pandangan umum bahwa bagian menyenangkan dari memasak adalah prosesnya, Nosh berfokus pada efisiensi. Menurut Daniel Cooper, Senior Editor Engadget, “Sangat jauh lebih mudah membuat sesuatu yang bisa mengaduk bahan-bahan di wajan saat dimasak dibandingkan membangun sesuatu yang berhasil mengupas wortel.”

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Unit terbaru ini, seperti para pesaingnya, mengharuskan pengguna untuk memasukkan bahan-bahan ke dalam unit, kemudian Nosh akan merakit dan memasaknya. Namun, keunggulan Nosh terletak pada kemampuannya menampung lebih dari satu wadah bahan, membuka peluang untuk menyiapkan beberapa hidangan sekaligus.

Mekanisme Kerja dan Fitur Unggulan

Cara kerja Nosh cukup intuitif. Pengguna cukup memilih resep dari 500 hidangan yang tersedia dalam repertoar perangkat. Setelah itu, bahan-bahan mentah yang diperlukan disiapkan dan dimasukkan ke dalam kompartemen individual di wadah. Ketika siap untuk dimasak, wadah tersebut didorong ke dalam unit.

Nosh dilengkapi dengan berbagai fitur canggih untuk memastikan proses memasak berjalan optimal. Terdapat wadah air dan minyak, rak bumbu yang terpasang di bagian atas, serta kamera yang memanfaatkan teknologi computer vision untuk memantau hidangan selama proses memasak. Sebuah lengan pengaduk akan berputar untuk memastikan makanan tidak pernah diam terlalu lama, menjamin kematangan yang merata.

Fleksibilitas dan Pertimbangan Penggunaan

Berdasarkan materi pemasaran dan observasi, Nosh sangat efektif untuk hidangan yang banyak menggunakan saus, seperti pasta, sup, dan kari. Fleksibilitas ini mungkin membatasi frekuensi penggunaannya dalam seminggu, namun Nosh tetap menjadi alternatif yang menarik dan minim usaha dibandingkan makanan siap saji dari oven atau microwave.

Mureks mencatat bahwa meskipun konsep robot masak AI menarik, tantangan praktis tetap ada. Daniel Cooper mengungkapkan keraguannya, “Saya hanya tidak yakin seberapa bersemangat saya akan mengiris wortel tipis-tipis setelah 18 jam bekerja di pabrik konten.” Meskipun demikian, Cooper mengakui, “Saya harus mengakui — saya sangat menantikan untuk mencoba salah satu dari ini.”

Harga dan Ketersediaan

Nosh dijadwalkan meluncur dalam beberapa bulan ke depan. Bagi pembeli awal, unit ini ditawarkan dengan harga diskon $1.200, jauh lebih murah dari harga ritel normalnya yang mencapai $2.000. Kesempatan ini memberikan akses lebih awal bagi mereka yang ingin merasakan inovasi dapur masa depan.

Referensi penulisan: www.engadget.com

Mureks