Teknologi

XLSMART Ungkap Strategi Kunci Capai Target Kecepatan Internet 60 Mbps pada 2026

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyatakan optimisme tinggi terhadap target pemerintah untuk meningkatkan rata-rata kecepatan layanan internet bergerak. Pemerintah menargetkan kecepatan internet mencapai 60 Mbps pada tahun 2026, sebuah capaian yang dinilai XLSMART sangat realistis, khususnya di wilayah perkotaan besar yang telah memiliki infrastruktur jaringan memadai.

Alvin Aslam, Group Head Regulatory & Government Relations XLSMART, menjelaskan bahwa saat ini kecepatan broadband seluler yang dirasakan pelanggan di area perkotaan sudah mencapai puluhan Mbps. Pada kondisi optimal, kecepatan tersebut bahkan mendekati atau melampaui target nasional. Alvin menyampaikan hal ini kepada media pada Kamis (8/1/2026).

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

“Di luar perkotaan, kecepatan masih sangat bervariasi dan relatif lebih rendah,” tegas Alvin, seperti yang Mureks pantau. Ia menambahkan bahwa peningkatan kecepatan ini tidak hanya fokus pada angka Mbps semata, tetapi juga menyangkut stabilitas dan konsistensi kualitas layanan bagi pengguna.

Strategi XLSMART Dorong Peningkatan Jaringan

Operator telekomunikasi pada prinsipnya siap mendukung penuh target kecepatan 60 Mbps yang dicanangkan pemerintah. XLSMART menyatakan kesiapan ini khususnya berlaku di wilayah yang infrastrukturnya sudah memadai. Pasca integrasi, XLSMART terus melakukan pengembangan jaringan secara menyeluruh dan agresif.

Pengembangan jaringan dilakukan melalui modernisasi perangkat 4G eksisting. Selain itu, XLSMART juga memulai penggelaran teknologi 5G secara bertahap untuk memperkuat kapasitas dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan data di masa depan.

Optimalisasi Fiberisasi dan Spektrum

Perusahaan juga secara aktif memperluas fiberisasi pada site-site eksisting. Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan di titik layanan. Upaya teknis ini dilengkapi dengan optimalisasi spektrum frekuensi yang dimiliki XLSMART untuk memaksimalkan efisiensi transmisi data.

Lebih lanjut, XLSMART juga meningkatkan kapasitas jaringan inti (core network). Peningkatan ini mutlak diperlukan untuk mendukung kinerja layanan yang lebih andal dan siap menampung lonjakan trafik data yang terus meningkat.

Tantangan Struktural dan Isu Pemerataan

Meski operator sudah siap, Alvin menyebutkan masih terdapat sejumlah tantangan struktural yang menghambat peningkatan kualitas jaringan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Keterbatasan infrastruktur fiber dan backhaul menjadi kendala utama, terutama di luar wilayah perkotaan.

Pemerintah melalui Komdigi sendiri menargetkan peningkatan kecepatan layanan mobile broadband hingga 100 Mbps pada tahun 2029. Target ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk terus mendorong kualitas layanan internet di Indonesia.

Mureks