Asisten pelatih Chelsea, Willy Caballero, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah gelandang andalan mereka, Moises Caicedo, diganjar kartu kuning saat menghadapi Bournemouth pada Rabu (31/12) dini hari WIB. Keputusan wasit tersebut berujung pada skorsing satu pertandingan, yang berarti Caicedo akan absen dalam laga krusial melawan Manchester City.
Insiden yang memicu kartu kuning terjadi pada menit keempat pertandingan, ketika Caicedo dianggap melakukan pelanggaran terhadap Adrien Truffert. Kartu kuning tersebut merupakan yang kelima bagi pemain asal Ekuador itu di Premier League musim ini, secara otomatis memicu larangan bermain satu pertandingan. Akibatnya, Caicedo dipastikan tidak akan memperkuat The Blues saat bertandang ke Etihad Stadium pada Senin mendatang.
Simak artikel informatif lainnya hanya di mureks.co.id.
Caballero Nilai Keputusan Wasit Terlalu Keras
Willy Caballero secara terang-terangan menilai bahwa keputusan wasit terlalu berlebihan. “Sangat membuat frustrasi karena itu pelanggaran pertama dalam pertandingan dan kejadiannya dekat dengan kami di bangku cadangan,” ujar Caballero, mengutip pernyataannya.
Ia menambahkan, “Kami melihat ulang beberapa kali dan itu tidak terlihat seperti kartu kuning. Tapi keputusan sudah diambil dan sekarang kami harus kehilangan pemain yang sangat penting.”
Ini bukan kali pertama Caicedo harus absen karena hukuman disipliner musim ini. Pada November lalu, ia menerima kartu merah langsung saat Chelsea berhadapan dengan Arsenal, yang membuatnya absen ketika timnya kalah 1-3 dari Leeds United. Selain itu, Caicedo juga akan melewatkan pertandingan semifinal Carabao Cup melawan Arsenal pada 14 Januari 2026 mendatang, juga karena akumulasi kartu di kompetisi tersebut.
Chelsea Harus Cari Solusi Pengganti
Menghadapi absennya Caicedo, Caballero menekankan pentingnya bagi Chelsea untuk segera menemukan solusi pengganti. “Sekarang kami harus mulai memikirkan siapa yang bisa menggantikan Moi. Tentu ini kehilangan besar,” katanya.
“Namun ini sama seperti saat kami kehilangan Cole Palmer atau Liam Delap. Semua pemain penting bagi kami,” lanjutnya, menunjukkan bahwa tim harus siap menghadapi absennya pemain kunci.
Mureks mencatat bahwa hasil imbang melawan Bournemouth menambah daftar panjang performa kurang memuaskan Chelsea, yang kini hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir di Premier League. Caballero mengakui bahwa timnya perlu belajar mengelola pertandingan dengan lebih baik.
“Kami harus memperbaiki awal pertandingan dan terus berkembang di laga-laga selanjutnya,” ucapnya. “Kami menciptakan peluang dan mencetak gol, itu hal positif. Tapi kami harus menemukan cara untuk mengamankan poin dan menuntaskan pertandingan. Itulah laga-laga yang harus dimenangkan untuk mencapai target kami.”






