Olahraga

West Ham Lepas Empat Pemain ke Klub Portugal, Rugi Belasan Juta Euro untuk Luis Guilherme

West Ham United kembali melepas pemainnya ke klub Portugal. Per 8 Januari 2026, Luis Guilherme menjadi nama terbaru yang meninggalkan London Stadium untuk bergabung dengan Sporting CP. Ini merupakan kali keempat The Hammers menjual personelnya kepada tim dari Liga Portugal sepanjang sejarah klub.

Mureks mencatat bahwa tren penjualan pemain ke Portugal ini seringkali terjadi karena kontribusi yang tidak signifikan dari para pemain tersebut selama berseragam West Ham.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

1. Luis Guilherme Dijual ke Sporting CP dengan Kerugian Finansial

Luis Guilherme resmi meninggalkan West Ham pada 4 Januari 2026 untuk bergabung dengan Sporting CP. West Ham dilaporkan menerima mahar sebesar 14 juta euro (sekitar Rp243 miliar) dari penjualan ini. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan saat mereka merekrutnya dari Palmeiras pada musim panas 2024 dengan harga 23 juta euro (sekitar Rp399 miliar).

Guilherme, yang lahir di Brasil pada 9 Februari 2006, datang ke London Stadium sebagai pemain muda potensial. Namun, winger kidal bernomor punggung 17 ini gagal menunjukkan kualitas terbaiknya di Inggris. Ia hanya tampil 18 kali selama 265 menit tanpa menyumbangkan gol maupun assist. Dengan kerugian finansial dan usianya yang masih 19 tahun, West Ham akhirnya memilih untuk menjualnya.

2. Felipe Anderson Dipinjamkan ke FC Porto Sebelum Dijual ke Lazio

Sebelum Luis Guilherme, pemain terakhir yang dilepas West Ham ke klub Portugal juga berposisi sebagai winger dari Brasil, yakni Felipe Anderson. West Ham meminjamkan Anderson kepada FC Porto pada 6 Oktober 2020.

Anderson bergabung dengan West Ham dari Lazio dua tahun sebelumnya, dengan biaya transfer 38 juta euro (sekitar Rp660 miliar) yang kala itu memecahkan rekor transfer klub. Pada musim debutnya (2018/2019), pria kelahiran 15 April 1993 ini tampil cukup apik dengan mencetak 10 gol dan 5 assist dari 40 penampilan. Namun, performanya menurun drastis pada musim 2019/2020, hanya menyumbang 2 gol dan 8 assist dari 31 penampilan.

Akibat kontribusi yang tidak memuaskan, serta adanya pemain lain seperti Jarrod Bowen yang tampil lebih menjanjikan di posisinya, West Ham memutuskan untuk meminjamkannya ke Porto. Selain itu, gaji Anderson yang tinggi juga menjadi pertimbangan untuk melepasnya demi menghemat pengeluaran klub. Setelah masa peminjamannya berakhir, West Ham langsung menjual Anderson kembali ke Lazio pada 16 Juli 2021.

3. Raphael Spiegel Tanpa Kesempatan di Skuad Senior, Berlabuh ke Boavista

West Ham merekrut Raphael Spiegel dari Grasshoppers pada 23 Juli 2012 dengan biaya 400 ribu euro (sekitar Rp6,95 miliar). Kiper asal Swiss dengan tinggi 1,97 meter ini berusia 19 tahun saat itu. Namun, Spiegel sama sekali tidak pernah mendapat kesempatan tampil bersama skuad senior West Ham.

Ia hanya menjadi pelapis bagi Jussi Jaaskelainen dan tercatat 41 kali duduk di bangku cadangan. Selebihnya, Spiegel bermain 60 kali di tim akademi dan sempat menjalani dua kali masa peminjaman di Crawley Town (Juli—Agustus 2014) serta Carlisle United (Februari—Maret 2015). West Ham akhirnya membiarkan Spiegel pergi secara gratis pada 1 Juli 2017, dan ia kemudian bergabung dengan Boavista.

4. Alex Bunbury, Striker Kanada yang Minim Kontribusi di West Ham

West Ham merekrut striker berusia 25 tahun, Alex Bunbury, pada 1 Juli 1992 dari Montreal Supra. Pria kelahiran Guyana pada 18 Mei 1967 yang berpaspor Kanada ini bergabung saat West Ham masih bermain di kasta kedua. Meski The Hammers berhasil promosi ke English Premier League pada akhir musim 1992/1993, Bunbury tidak memberikan kontribusi signifikan.

Ia hanya bermain sekali selama 80 menit dalam pertandingan imbang 0-0 melawan Sunderland pada 27 Februari 1993. Bunbury juga membuat satu penampilan lain di Piala FA saat West Ham kalah 1-4 dari Barnsley pada 23 Januari 1993. Minimnya kontribusi ini membuat West Ham akhirnya menjualnya kepada Maritimo pada 1 Juli 1993.

Keempat pemain tersebut dilepas West Ham karena kontribusi yang tidak signifikan selama berada di klub. Tim-tim dari Portugal kemudian menampung mereka. Per 8 Januari 2026, mereka adalah satu-satunya pemain yang meninggalkan West Ham untuk bergabung dengan tim dari negara juara Euro 2016 tersebut.

Mureks