WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi pesan instan paling dominan di dunia, digunakan oleh miliaran orang untuk berkomunikasi sehari-hari. Namun, di balik kemudahan dan fitur keamanannya seperti enkripsi end-to-end serta verifikasi dua langkah, risiko pemantauan atau penyadapan akun tetap menjadi perhatian serius bagi pengguna.
Celah keamanan, baik disengaja maupun tidak, dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengakses aktivitas pengguna tanpa izin. WhatsApp, misalnya, masih mengumpulkan metadata berupa informasi pihak yang dihubungi, waktu dan frekuensi komunikasi, hingga alamat IP yang dapat menunjukkan perkiraan lokasi pengguna. Selain itu, ponsel yang terinfeksi malware atau spyware berpotensi membuat seluruh aktivitas WhatsApp terpantau. Risiko lain juga muncul dari pembajakan akun melalui pencurian kode verifikasi, pengaturan privasi yang terlalu terbuka seperti status online dan terakhir dilihat, serta adanya perangkat lain yang terhubung melalui WhatsApp Web tanpa sepengetahuan pengguna.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kondisi ini menuntut pengguna untuk memahami tanda-tanda jika akun WhatsApp sedang dimonitor, sekaligus mengetahui langkah pengamanan yang dapat dilakukan. Menurut Mureks, kewaspadaan pengguna adalah kunci utama dalam menjaga keamanan digital.
Tanda-tanda WhatsApp Anda Sedang Disadap
Berikut sejumlah indikasi yang patut diperhatikan jika akun WhatsApp Anda diduga sedang dimonitor, sebagaimana dikutip dari laman Airdroid pada Rabu (31/12/2025):
- Memeriksa Perangkat Tertaut: Pengguna dapat mengecek menu Linked Devices untuk melihat seluruh perangkat yang terhubung dengan akun WhatsApp. Pada iPhone, menu ini dapat diakses melalui Settings > Linked Devices, sedangkan pada Android melalui ikon tiga titik di aplikasi WhatsApp. Jika terdapat perangkat asing yang tidak dikenali, akun berpotensi sedang diakses pihak lain.
- Mewaspadai Gejala Spyware: Indikasi lain dapat dilihat dari kondisi ponsel, seperti cepat panas tanpa sebab yang jelas, lonjakan penggunaan data secara signifikan, atau penurunan performa perangkat secara tiba-tiba. Gejala tersebut dapat menandakan adanya spyware yang berjalan di latar belakang.
- Mengecek Pengaturan Akun dan Kontak: Perubahan mencurigakan pada pengaturan akun, termasuk pengaturan privasi, serta munculnya kontak yang tidak dikenal juga patut diwaspadai sebagai tanda adanya akses tidak sah.
- Memperhatikan Aktivitas Tidak Wajar: Pengguna perlu waspada apabila teman atau kolega menerima pesan spam dari akun WhatsApp mereka, atau jika pengguna menerima pesan maupun panggilan dari nomor asing tanpa alasan yang jelas.
- Menelusuri Aplikasi Terpasang: Pengguna disarankan memeriksa seluruh aplikasi yang terinstal di ponsel melalui menu pengaturan. Aplikasi yang tidak dikenal atau tidak diunduh dari toko aplikasi resmi berpotensi menjadi celah pemantauan dan sebaiknya segera dihapus.
Langkah Cepat Mengamankan Akun WhatsApp yang Diduga Disadap
Apabila terdapat dugaan kuat bahwa akun WhatsApp sedang dipantau, langkah pengamanan perlu segera diambil. Pengguna disarankan untuk segera memutus seluruh perangkat asing melalui fitur Linked Devices. Setelah itu, perbarui informasi akun dengan mengganti kata sandi email, PIN verifikasi dua langkah, serta nomor telepon terdaftar jika diperlukan.
Untuk mengurangi risiko pelacakan, izin akses lokasi WhatsApp dapat dinonaktifkan. Aktivasi verifikasi dua langkah juga sangat penting agar akun tidak mudah didaftarkan ulang oleh pihak lain. Selain itu, penggunaan aplikasi antivirus untuk mendeteksi spyware, pemanfaatan VPN guna melindungi alamat IP, penghapusan file atau aplikasi mencurigakan, serta pengaktifan notifikasi keamanan dapat membantu meningkatkan perlindungan akun secara signifikan.
Mencegah Penyadapan WhatsApp: Kebiasaan Aman yang Perlu Diterapkan
Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana tetapi konsisten. Pengguna sebaiknya tidak meninggalkan ponsel tanpa pengawasan dan selalu mengunci perangkat menggunakan sandi atau fitur biometrik. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan dengan tidak sembarangan membuka tautan maupun lampiran dari sumber yang tidak dikenal.
Tim redaksi Mureks menekankan pentingnya untuk selalu mengikuti perkembangan informasi terkait modus kejahatan siber. Hal ini dapat membantu pengguna lebih waspada dan menjaga keamanan akun WhatsApp secara berkelanjutan dari berbagai ancaman digital.






