Panggilan penipuan atau spam call kian meresahkan masyarakat. Modus yang beragam, mulai dari penawaran asuransi hingga survei palsu, seringkali datang tanpa mengenal waktu dan berpotensi menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.
Mureks mencatat bahwa, berdasarkan temuan perusahaan keamanan Hiya yang dilansir CNET pada Jumat, 2 Januari 2026, rata-rata korban penipuan kehilangan uang sebesar US$2.257 atau sekitar Rp36 juta. Angka ini melonjak drastis 527% dibandingkan tahun sebelumnya. Ironisnya, teknologi dan regulasi pemerintah belum sepenuhnya efektif membendung gelombang panggilan spam ini, apalagi dengan pemanfaatan AI untuk meniru suara.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Kesalahan fatal yang kerap dilakukan banyak orang adalah mengangkat panggilan dari nomor tak dikenal. Tindakan sederhana ini justru memberi sinyal kepada penipu bahwa nomor tersebut aktif dan dijawab oleh orang asli. Informasi ini kemudian dapat dijual ke jaringan penipu lain, yang pada akhirnya memperparah frekuensi panggilan spam yang diterima.
Tiga Langkah Efektif Menghindari Panggilan Penipuan
1. Jangan Angkat Telepon dari Nomor Tak Dikenal
Anggaplah setiap nomor yang tidak Anda kenal sebagai potensi ancaman. Biarkan panggilan tersebut masuk ke pesan suara. Penting untuk tidak menolak panggilan secara aktif, cukup diamkan hingga sistem secara otomatis meneruskannya ke voicemail.
2. Manfaatkan Pesan Suara (Voicemail)
Panggilan yang benar-benar penting umumnya akan meninggalkan pesan suara yang jelas dan terperinci. Sebaliknya, panggilan penipuan seringkali hanya menyisakan pesan singkat, tidak jelas, atau bahkan tanpa suara. Beberapa ponsel modern bahkan memungkinkan pengguna membaca transkripsi pesan suara dalam bentuk teks, memudahkan identifikasi.
3. Optimalkan Fitur Bawaan Ponsel
Ponsel pintar kini dilengkapi fitur yang dapat membantu. Salah satunya adalah fitur “Bisukan Penelepon Tidak Dikenal” yang dapat diaktifkan melalui menu Pengaturan > Telepon > Bisukan Penelepon Tidak Dikenal pada perangkat tertentu. Meskipun ada juga fitur penyaring panggilan berbasis AI, para ahli menekankan bahwa efektivitasnya akan berkurang jika pengguna masih sering mengangkat telepon dari nomor yang tidak dikenal.
Selama penipu masih mendapatkan keuntungan, mereka akan terus beraksi. Oleh karena itu, cara paling sederhana dan paling efektif untuk menghentikan siklus ini adalah dengan tidak mengangkat telepon dari nomor yang tidak dikenal. Ini adalah benteng pertama pertahanan Anda.






