Tren

Wanita Venezuela Bela Aksi Trump: Ambil Minyak Kami, Asal Kami Merdeka!

Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah pernyataan emosional dari seorang wanita asal Venezuela yang viral, memicu perdebatan global mengenai kebijakan luar negeri dan kedaulatan. Di tengah banyaknya kritik dari politisi dan aktivis kiri terhadap kebijakan keras Donald Trump terhadap Venezuela, wanita ini justru tampil membela Trump dengan argumen yang mengejutkan banyak pihak.

Dengan lantang, ia menyatakan bahwa rakyat Venezuela rela menyerahkan cadangan minyak mereka, asalkan dapat terbebas dari rezim yang telah menindas selama puluhan tahun. Kalimatnya yang menusuk, “ambil minyak kami, asal kami bebas,” menjadi simbol keputusasaan sekaligus bentuk perlawanan yang mendalam.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Menurut wanita tersebut, perdebatan mengenai legalitas dan etika internasional terasa sangat jauh dari realitas pahit yang dialami rakyat Venezuela. Ia menyindir keras kaum kiri dan elite global yang dinilainya nyaman berbicara dari balik meja diskusi, tanpa pernah merasakan langsung penderitaan akibat kelaparan, represi, dan kehancuran ekonomi di negaranya.

“Kalian tidak tahu rasanya hidup seperti kami,” tegasnya dengan nada penuh emosi, seperti yang Mureks catat dari video viral tersebut. Baginya, selama 26 tahun, rakyat Venezuela hanya mendengar janji-janji kosong dari dunia internasional, tanpa ada tindakan nyata yang mampu mengubah nasib mereka.

Pernyataan ini semakin kontroversial ketika ia menyebut Donald Trump sebagai satu-satunya pemimpin dunia yang benar-benar berani bertindak. Meskipun banyak pihak mengkritik Trump karena dianggap hanya mengejar cadangan minyak Venezuela, wanita ini justru melihatnya sebagai harga yang wajar demi kebebasan.

Ia menegaskan bahwa Rusia, Iran, dan Tiongkok telah lama mengeruk sumber daya Venezuela tanpa membawa kesejahteraan bagi rakyat. Jika Trump datang dengan kepentingan minyak namun disertai perubahan nyata, ia menganggap itu sebagai pilihan yang jauh lebih jujur. “Lebih baik kami tahu apa yang dipertukarkan, daripada terus dijarah tanpa harapan,” ungkapnya dengan lantang.

Selain minyak, wanita ini juga mengingatkan bahwa Venezuela adalah negara yang kaya akan beragam sumber daya alam lainnya, termasuk mineral dan potensi ekonomi besar yang hanya menunggu momentum perubahan. Namun, menurutnya, perubahan tersebut mustahil terjadi tanpa keberanian untuk memutus rantai kekuasaan lama yang telah membelenggu.

Mureks