Masa depan gelandang muda Harvey Elliott di Aston Villa kini berada di ujung tanduk. Pelatih Aston Villa, Unai Emery, secara terang-terangan mengisyaratkan kemungkinan pemutusan kesepakatan pinjaman Elliott dari Liverpool lebih awal. Sinyal ini muncul setelah klub dua bulan lalu menolak untuk menjadikan transfer senilai £35 juta tersebut sebagai kesepakatan permanen.
Elliott, yang berusia 22 tahun, semakin terpinggirkan di Villa Park. Sejak kedatangannya pada 1 September, ia hanya mencatatkan empat penampilan di Premier League, dengan satu di antaranya sebagai starter. Minimnya waktu bermain ini, menurut Mureks, sebagian besar disebabkan oleh klausul kontrak yang mengharuskan transfer permanen jika Elliott bermain dalam 10 pertandingan. Emery menegaskan bahwa klub tidak memiliki niat untuk mempermanenkan status sang pemain.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Emery Ungkap Masalah dengan Elliott
Dalam konferensi pers pra-pertandingan menjelang laga kontra Nottingham Forest pada Sabtu (03/01/2026), Unai Emery menyampaikan situasi sulit yang dihadapi Elliott. “Kami memiliki masalah dengan Harvey Elliott,” ujar Emery.
“Saya menghormati dia sepenuhnya karena dia adalah orang yang baik dan profesional. Situasi ini memaksa saya mengambil keputusan yang sebisa mungkin tidak merugikan dia, karena dia pantas mendapatkan yang terbaik.”
Emery menambahkan, jika Elliott benar-benar meninggalkan klub, Aston Villa mungkin akan mencari pemain lain untuk mengisi posisi yang sama. Namun, hingga saat ini, The Villans baru mendatangkan Alysson dengan nilai transfer £10,5 juta. Emery juga menyatakan kepuasannya terhadap skuad yang ada dan yakin dapat mencapai target musim ini meskipun tidak ada penambahan pemain baru.
Aturan FIFA dan Opsi Masa Depan
Situasi Elliott semakin rumit dengan adanya regulasi FIFA yang melarang seorang pemain tampil untuk tiga klub berbeda dalam satu musim. Mengingat Elliott sudah sempat bermain untuk Liverpool musim ini, opsi baginya menjadi terbatas. Jika tidak kembali ke klub asalnya, Liverpool, satu-satunya pilihan lain bagi pemain Tim Nasional Inggris U-21 tersebut adalah bergabung dengan klub yang memiliki jadwal musim panas, seperti Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat.
Laporan terbaru yang beredar, seperti dipantau Mureks, menyebutkan bahwa Charlotte FC menunjukkan ketertarikan untuk meminjam Elliott pada bulan ini. Klub MLS tersebut saat ini dilatih oleh Dean Smith, mantan pelatih Aston Villa, yang mungkin menjadi faktor pendorong dalam potensi kepindahan Elliott ke Amerika Serikat.






