Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), pemasok utama chip untuk raksasa teknologi Nvidia Corp., berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang melampaui perkiraan pasar. Perusahaan manufaktur chip asal Taiwan ini membukukan pendapatan fantastis sebesar NT$1,05 triliun atau setara dengan US$33,1 miliar (sekitar Rp556,7 triliun) pada kuartal Desember 2025.
Angka pendapatan tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 20% dibandingkan periode sebelumnya, melampaui proyeksi rata-rata analis yang memperkirakan NT$1,02 triliun. Pencapaian ini, menurut catatan Mureks, memperkuat optimisme terhadap belanja global yang berkelanjutan di sektor kecerdasan buatan (AI) sepanjang tahun 2026, meskipun ada kekhawatiran mengenai potensi bubble di industri tersebut.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Permintaan Chip Pusat Data Dorong Kinerja
Kinerja moncer TSMC didorong oleh tingginya permintaan chip untuk pusat data. Sektor ini menjadi tulang punggung pertumbuhan, seiring dengan ekspansi masif infrastruktur AI di seluruh dunia.
Eksekutif Nvidia, salah satu pelanggan terbesar TSMC, juga menyuarakan optimisme serupa. Mereka mengungkapkan prospek pendapatan yang lebih cerah pada pekan ini. Para petinggi Nvidia menepis kekhawatiran bahwa pembangunan infrastruktur AI saat ini mungkin melampaui tingkat adopsi teknologi tersebut di pasar.
Dalam ringkasan Mureks, data terbaru dari TSMC ini menjadi indikator penting bagi kesehatan industri semikonduktor global, terutama yang terkait dengan pengembangan dan implementasi teknologi AI.






