Tren

Trump: “Kita Akan Rebut Greenland dengan Cara Paksa Jika Kesepakatan Gagal”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait ambisinya menguasai Greenland. Trump menegaskan kesiapannya untuk merebut wilayah otonom Denmark tersebut “dengan cara paksa” jika kesepakatan akuisisi secara damai tidak tercapai.

“Saya ingin membuat kesepakatan, tahu kan, dengan cara yang halus. Namun, jika kita tidak melakukannya dengan cara yang halus, kita akan melakukannya dengan cara yang paksa,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat, 9 Januari 2026.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pernyataan ini merupakan peningkatan retorika dari Trump yang telah lama mempertimbangkan untuk menjadikan Greenland bagian dari AS. Ia berulang kali mengklaim bahwa penguasaan pulau strategis tersebut merupakan kebutuhan keamanan nasional bagi Amerika Serikat.

Fokus Trump terhadap Greenland semakin intensif dalam beberapa hari terakhir. Hal ini terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangan dan menangkap pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro. Insiden penangkapan Maduro tersebut memicu kekhawatiran baru di kalangan sekutu AS mengenai kecenderungan Trump mengerahkan kekuatan militer untuk mencapai tujuan kebijakan luar negerinya.

Catatan Mureks menunjukkan, ambisi Trump terhadap Greenland bukan hal baru. Namun, ancaman penggunaan kekuatan militer kali ini menandai eskalasi serius dalam upaya Washington untuk mengakuisisi wilayah yang kaya sumber daya dan memiliki posisi geopolitik penting di Arktik tersebut.

Mureks