Teknologi

Trafik Data Telkomsel Melonjak 12,42% Selama Naru 2025/2026, Didominasi Video Streaming

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatat lonjakan signifikan pada trafik layanan telekomunikasi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Naru) 2025/2026. Peningkatan ini mencapai dua digit dibandingkan rata-rata hari biasa, menunjukkan tingginya aktivitas digital masyarakat.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, pada Senin (5/1/2026), mengungkapkan bahwa puncak payload trafik data mencapai 69,12 petabyte (PB) per 1 Januari 2026. Angka ini menandai kenaikan sebesar 12,42% dari rata-rata hari normal. Selain itu, layanan SMS juga mengalami lonjakan tertinggi sebesar 51,02% per 31 Desember 2025 dibandingkan hari biasa, sementara trafik suara (voice) naik 1,37% per 22 Desember 2025.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Peningkatan juga terlihat pada berbagai layanan digital dengan waktu puncak yang berbeda-beda selama periode Naru. Layanan video streaming menjadi penopang utama dengan trafik tertinggi 27,12 PB per 28 Desember 2025, melonjak 20,13% dari hari biasa. Media sosial juga mencatat 17,31 PB per 1 Januari 2026, tumbuh 13,87%. Sementara itu, layanan komunikasi digital mencapai 10,33 PB dengan lonjakan 21,31% per 31 Desember 2025.

Mureks mencatat bahwa trafik e-commerce mencapai 1,46 PB per 24 Desember 2025, meningkat 13,15%. Sektor online gaming juga tidak ketinggalan, mencatat trafik tertinggi 2,17 PB per 25 Desember 2025, atau naik 33,8% dibandingkan hari normal.

Kesiapan Jaringan dan Strategi Penguatan

Untuk mendukung lonjakan trafik ini, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 5.000 BTS 5G di 59 kota/kabupaten. Jaringan 4G LTE perusahaan juga telah mencakup lebih dari 97% wilayah populasi Indonesia. Kesiapan jaringan ini diperkuat melalui Network Drive Test 4G dan 5G sepanjang lebih dari 18.000 kilometer.

Selain itu, Telkomsel juga mengoperasikan 38 unit Combat (Compact Mobile BTS) serta mendirikan 15 Posko Siaga Network di titik-titik strategis. Selama periode Naru, Telkomsel menetapkan 437 titik keramaian (Point of Interest/POI) sebagai fokus penguatan jaringan. Titik-titik ini mencakup 291 POI area khusus keramaian, 58 POI sektor transportasi, 20 POI jalur mudik, serta 68 POI area residensial dan rumah ibadah.

Penentuan POI ini, menurut Mureks, dilakukan berdasarkan analisis machine learning terhadap pertumbuhan trafik dan potensi ekonomi, memastikan alokasi sumber daya jaringan yang optimal.

Sistem Jaringan Otonom Berbasis AI

Dalam menjaga kualitas jaringan di tengah lonjakan trafik, Telkomsel mengandalkan sistem Autonomous Network berbasis End-to-End Artificial Intelligence (AI). Sistem canggih ini memungkinkan deteksi dini gangguan, analisis dan diagnosis jaringan, hingga penyelesaian gangguan secara otomatis di seluruh titik keramaian.

Pengelolaan jaringan tersebut didukung oleh SmartCare (SQM/OTT), INAP Fault Management, serta CSO (Self Optimization) guna memastikan layanan tetap optimal selama periode libur panjang. Inovasi ini menjadi kunci Telkomsel dalam mempertahankan performa jaringan di tengah peningkatan permintaan yang masif.

Mureks