Film horor thriller asal Thailand, ‘Death Whisperer’ (2023), mengajak penonton menyelami kengerian yang berlatar tahun 1972 di sebuah desa pertanian terpencil. Berdurasi 120 menit, film ini mengisahkan perjuangan sebuah keluarga petani di Distrik Dan Makham Tia, Provinsi Kanchanaburi, melawan entitas gaib yang mengancam nyawa mereka.
Awal Mula Teror di Dan Makham Tia
Kisah ‘Death Whisperer’ dibuka dengan memperkenalkan keluarga petani yang terdiri dari tiga anak laki-laki—Yak, Yos, dan Yod—serta tiga anak perempuan—Yad, Yam, dan Yee—bersama kedua orang tua mereka. Mureks mencatat bahwa film ini mengambil latar tahun 1972, menggambarkan suasana pedesaan yang sunyi dan perlahan berubah mencekam setelah kematian tragis Nart, seorang gadis desa yang meninggal secara mengenaskan setelah lama sakit.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Kematian Nart menjadi pemicu serangkaian kejadian janggal. Suatu hari, sepulang sekolah, Yad, Yam, dan Yee melihat sosok hantu perempuan berpakaian hitam berdiri di bawah pohon. Penampakan tersebut awalnya dianggap sebagai imajinasi anak-anak. Namun, segalanya berubah drastis ketika Yam mulai jatuh sakit setelah bertemu seorang perempuan tua misterius dalam perjalanan keluarga ke taman hiburan. Sejak saat itu, kondisi Yam terus menurun dan perilakunya menjadi aneh, seolah ada kepribadian lain yang mengambil alih dirinya.
Kedatangan Yak dan Perjuangan Melawan Roh Jahat
Situasi di rumah semakin tak terkendali saat Yak, anak sulung, pulang dari dinas militernya. Ia merasakan ada sesuatu yang tidak beres, apalagi setelah menyaksikan langsung perubahan drastis pada adiknya. Pada suatu malam, Yam terlihat berjalan keluar rumah dalam keadaan seperti kerasukan. Anak-anak lain yang mencoba mengikutinya justru mendengar bisikan menyeramkan yang membuat mereka mengantuk.
Demi tetap sadar, Yak nekat menahan panas api dengan tangannya, sementara Yad menggigit dirinya sendiri. Usaha keras ini berhasil menyadarkan yang lain dan membawa Yam kembali ke rumah, meskipun teror belum berakhir.
Mengungkap Dalang dan Ritual Pembersihan
Perempuan tua bernama Chauy, yang sebelumnya ditemui Yam, tiba-tiba menerobos masuk ke rumah dan menyerang gadis itu. Dalam kekacauan tersebut, Chauy berhasil mencabut salah satu gigi Yam sebelum akhirnya diusir oleh sang ibu. Dari temannya, Sarge, Yak kemudian mengetahui bahwa Yam sedang dikuasai roh jahat, sosok hantu berbaju hitam yang membutuhkan tubuh baru sebagai inangnya.
Yak dan Sarge mendatangi gubuk Chauy dan mendapati perempuan itu tengah melakukan ritual untuk memindahkan roh jahat ke tubuh Yam, sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri. Dengan waktu yang semakin sempit, keluarga itu meminta bantuan seorang pendeta bernama Puth. Mereka diperintahkan menebang pohon bambu di dekat rumah, yang ternyata menyimpan organ tubuh manusia, termasuk jantung yang masih berdetak. Semua temuan mengerikan itu kemudian dimusnahkan dengan api, dalam upaya mengakhiri kutukan yang menghantui keluarga mereka.
Para Pemeran Kunci
| Pemeran | Karakter |
|---|---|
| Nadech Kugimiya | Yak |
| Jelilcha Kapaun | Yard |
| Mim Rattawadee Wongthong | Yaem |
| Kajbhunditt Jaidee | Yos |
| Peerakrit Phacharaboonyakiat | Yod |
| Nutthatcha Padovan | Yi |
| Arisara Wongchalee | Yen |
| Ongart Cheamcharoenpornkul | Ja Prapan |






