Teknologi

Terapi Sinar Matahari, Cermin Pintar, dan Pelacak Kebugaran: Inovasi Kesehatan Paling Unik di CES 2026

Pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 kembali menjadi panggung bagi berbagai inovasi terdepan. Tahun ini, sektor kesehatan dan kebugaran menjadi sorotan utama, menampilkan beragam perangkat canggih yang menjanjikan perubahan signifikan dalam cara kita memantau dan meningkatkan kualitas hidup.

Mureks mencatat bahwa di antara ponsel lipat tiga, pisau dapur bergetar, dan bartender robot, terdapat berbagai gadget kesehatan yang siap mengubah gaya hidup kita. Banyak dari perangkat ini masih dalam tahap konsep, sementara beberapa lainnya sudah tersedia di pasaran. Berikut adalah lima inovasi kesehatan paling menarik perhatian di CES 2026:

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

NuraLogix Longevity Mirror: Cermin Pendeteksi Usia Fisiologis

Longevity Mirror dari NuraLogix mungkin terdengar seperti artefak magis, namun ini adalah teknologi mutakhir. Perangkat ini menggunakan kamera dan algoritma AI canggih untuk menganalisis pola aliran darah di wajah pengguna. Dari analisis tersebut, cermin ini dapat memperkirakan berbagai detail kesehatan, seperti detak jantung, usia fisiologis, bahkan kondisi kesehatan mental.

Laporan awal menunjukkan akurasi yang cukup baik, dan diharapkan algoritma AI akan semakin personal seiring input data pengguna. Namun, inovasi ini tidak murah, dengan harga mulai dari $899 (sekitar Rp 13,9 juta) ditambah biaya langganan tambahan.

Garmin Nutrition Tracking: Pelacak Nutrisi Berbasis AI

Garmin memiliki kehadiran besar di CES 2026, dan pengumuman utamanya adalah penambahan fitur Pelacakan Nutrisi ke layanan Garmin Connect+. Pengguna cukup memotret makanan mereka dengan kamera ponsel, dan AI akan menganalisis database makanan rumahan, kemasan, atau restoran.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk “track their calories and macros (proteins, fats and carbs) and receive Active Intelligence insights to help them achieve their nutrition goals”. Mureks memahami bahwa fitur ini eksklusif untuk pengguna Garmin Connect+. Keputusan Garmin untuk mengunci fitur baru di balik paywall Connect+ ini sempat menuai beragam reaksi dari pengguna setia.

Withings Body Scan 2: Timbangan Pintar dengan Lebih dari 60 Biomarker

Inovasi lain yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan adalah timbangan pintar Withings Body Scan 2, yang dirancang sebagai “stasiun panjang umur” serbaguna. Timbangan pintar ini mampu mengukur lebih dari 60 biomarker kesehatan, jauh melampaui sekadar berat badan.

Perangkat ini dilengkapi sensor genggam yang terhubung dengan kabel untuk pengukuran impuls listrik yang lebih akurat. Data yang diukur meliputi berat badan, BMI, lemak, otot, kepadatan tulang, hidrasi, detak jantung, kesehatan arteri, hingga efisiensi metabolisme. Dengan segala kecanggihannya, Withings Body Scan 2 diperkirakan akan dibanderol seharga $599.95 (sekitar Rp 9,3 juta).

Luna Band: Pelacak Kebugaran Tanpa Layar dengan Kontrol Suara

Pelacak kebugaran terbaru yang debut di CES ini menawarkan alternatif elegan bagi antarmuka layar kecil. Luna Band adalah pelacak kebugaran tanpa layar, mirip dengan Whoop namun tanpa langganan bulanan. Daya tarik utama perangkat ini adalah kemampuannya sebagai pengumpul informasi pasif yang tidak banyak diinteraksikan di luar aplikasi.

Luna Band dirancang untuk dioperasikan melalui suara. Fokus utamanya adalah “real-time, voice-led health guidance”. Pengguna dapat mencatat makanan, latihan, bahkan suasana hati dan emosi hanya dengan berbicara pada perangkat, lalu melihat informasinya di aplikasi nanti. Fitur ini didukung oleh asisten pintar Siri dari Apple, yang berarti pengguna memerlukan iPhone. Belum ada informasi mengenai kompatibilitas Android, harga, atau tanggal peluncuran.

Sunbooster: Terapi Sinar Matahari Buatan untuk Kesejahteraan

Bagi mereka yang kurang terpapar sinar matahari, Sunbooster dari SunLED Life Science menawarkan solusi inovatif. Perangkat ini menyerupai webcam yang dipasang pada komputer atau laptop, memproyeksikan cahaya inframerah dekat selama dua hingga empat jam sehari.

Mirip dengan lampu SAD (Seasonal Affective Disorder) namun dalam format lebih terkonsentrasi, paparan cahaya inframerah dekat secara teratur telah terbukti memberikan manfaat kesejahteraan yang konsisten. Ini diklaim dapat mengatasi gangguan afektif musiman, meningkatkan suasana hati, dan mengurangi kebutuhan untuk sering keluar rumah. Sunbooster tersedia dengan harga €199 (sekitar Rp 3,3 juta).

Berbagai inovasi kesehatan yang dipamerkan di CES 2026 ini menunjukkan arah baru dalam teknologi kebugaran dan kesejahteraan. Dari perangkat yang memprediksi usia biologis hingga solusi terapi cahaya, masa depan kesehatan personal semakin terintegrasi dengan teknologi canggih.

Mureks