Telkomsel mengamankan operasional jaringan komunikasi di sejumlah wilayah Sumatera yang terdampak bencana dengan menyiapkan 45 ton bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap terhubung dan dapat mengakses informasi penting di tengah proses pemulihan pascabencana, Jumat (09/01/2026).
Dukungan energi dalam jumlah besar ini dialokasikan untuk menopang operasional genset dan sistem catu daya sementara pada Base Transceiver Station (BTS) di lokasi-lokasi yang pasokan listrik utamanya belum sepenuhnya pulih. Dengan demikian, BTS dapat terus beroperasi, menjaga layanan komunikasi masyarakat tetap terjaga selama masa darurat dan transisi pemulihan.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Wakil Presiden Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho Adi Wibowo, menegaskan pentingnya upaya ini. “Di masa darurat, konektivitas menjadi kebutuhan esensial bagi masyarakat. Selama pasokan listrik utama belum sepenuhnya pulih, kami memastikan BTS tetap beroperasi melalui dukungan energi yang berkelanjutan agar layanan komunikasi masyarakat tidak terputus,” ujar Nugroho dalam keterangan tertulis.
Konektivitas yang stabil menjadi krusial tidak hanya untuk komunikasi antar keluarga, tetapi juga untuk mendapatkan informasi vital, mendukung koordinasi di lapangan, serta menunjang berbagai aktivitas pemulihan pascabencana. Menurut pantauan Mureks, stabilitas jaringan adalah salah satu faktor penentu efektivitas respons darurat.
Distribusi bahan bakar dilakukan secara bertahap ke BTS-BTS prioritas di seluruh Area Sumatera. Proses ini mempertimbangkan kondisi aksesibilitas, kebutuhan riil di lapangan, serta tingkat urgensi layanan di masing-masing wilayah terdampak. Upaya ini melengkapi serangkaian langkah pemulihan lain yang telah dan terus dilakukan Telkomsel.
Langkah-langkah tersebut meliputi pengoperasian perangkat Combat, penguatan kapasitas jaringan, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Telkomsel berkomitmen penuh untuk terus mendampingi masyarakat di masa-masa sulit ini.
“Fokus kami adalah memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap terhubung dan dapat beraktivitas dengan dukungan jaringan yang andal. Telkomsel akan terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkolaborasi dengan berbagai pihak hingga kondisi jaringan dan pasokan listrik kembali pulih secara optimal,” tambah Nugroho.
Ke depan, tim redaksi Mureks mencatat bahwa Telkomsel akan terus memantau kondisi jaringan dan perkembangan pemulihan infrastruktur pendukung di seluruh wilayah Sumatera. Perusahaan berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya di saat normal, tetapi juga dalam menghadapi masa-masa paling menantang.






