Tecno, produsen di bawah payung Transsion, semakin agresif meramaikan segmen laptop di Indonesia. Perusahaan ini meluncurkan produk andalan terbarunya, Tecno Megabook S14, pada Rabu, 7 Januari 2026, untuk menantang dominasi pasar laptop premium.
Laptop super tipis ini diklaim membawa kombinasi desain ultra-ringan, spesifikasi tinggi, dan fitur kecerdasan buatan (AI) yang kompetitif. Dengan bobot ekstrem hanya 899 gram, Megabook S14 menjadi salah satu laptop 14 inci paling ringan di kelasnya.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Desain Revolusioner dan Durabilitas Premium
Kesan pertama saat mengangkat Tecno Megabook S14 adalah bobotnya yang terasa hampir tidak nyata untuk sebuah laptop 14 inci. Meskipun sangat ringan, Tecno mengatasi kekhawatiran durabilitas material dengan menggunakan Magnesium Alloy.
Material ini dikenal superior karena menawarkan rasio kekuatan-terhadap-berat yang optimal, memastikan laptop tetap tangguh meski bobotnya minimal. Finishing Ice Storm Grey (Space Grey) dengan tekstur matte juga secara efektif menahan bekas sidik jari dan debu.
Dengan ketebalan hanya 13.5mm, Tecno Megabook S14 sangat mudah diselipkan ke dalam tas sempit. Laptop ini juga memungkinkan pengguna membukanya dengan satu tangan, meskipun engsel layar tidak bisa rata hingga 180 derajat, sebuah fitur desain yang wajar mengingat fokusnya pada portabilitas ekstrem.
Visual Kelas Atas dan Performa AI Terintegrasi
Tecno tidak berkompromi pada kualitas visual. Megabook S14 menyematkan panel OLED 14 inci beresolusi 2.8K dengan refresh rate 120Hz yang sangat mulus. Layar ini menawarkan ruang vertikal lebih luas berkat rasio 16:10, ideal untuk pekerjaan produktivitas seperti coding atau penulisan dokumen panjang.
Selain itu, layar ini memiliki cakupan gamut warna 100% DCI-P3 dan rasio kontras fantastis 1.000.000:1. Warna hitam pada layar tampil pekat sempurna, memberikan kenikmatan visual saat menonton konten HDR atau melakukan editing foto.
Di sektor performa, Tecno Megabook S14 ditenagai oleh prosesor terbaru Intel Core Ultra, menjanjikan performa efisien dan kemampuan AI terintegrasi. Mureks mencatat bahwa integrasi AI ini menjadi nilai jual utama, terutama dengan hadirnya fitur AI Ecosystem lokal bernama Ella.
Fitur Ella mampu melakukan transkripsi rapat tanpa memerlukan koneksi internet, memberikan kemudahan dan privasi lebih bagi pengguna profesional.
Referensi penulisan: gadget.viva.co.id






