Tren

Stellantis Hentikan Produksi Plug-in Hybrid di Amerika Utara Mulai 2026, Fokus Elektrifikasi Lain

JAKARTA – Raksasa otomotif Stellantis dilaporkan akan menghentikan produksi kendaraan plug-in hybrid (PHEV) mereka di pasar Amerika Utara. Keputusan ini akan berlaku mulai tahun model 2026, meskipun beberapa model PHEV seperti Wrangler 4xe dan Grand Cherokee 4xe sebelumnya menunjukkan kontribusi penjualan yang cukup positif.

Sinyal penghentian produksi ini, menurut laporan CarsCoop pada Jumat (9/10), telah terlihat sejak pembatalan peluncuran Gladiator 4xe plug-in hybrid tahun lalu. Jeep, salah satu merek di bawah Stellantis, beralasan bahwa pembatalan tersebut didasari oleh perubahan preferensi penggerak pelanggan serta evaluasi ulang strategi produk mereka.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Dengan demikian, Stellantis akan secara bertahap menghentikan program hibrida plug-in di Amerika Utara. Perusahaan berencana untuk lebih fokus pada solusi elektrifikasi yang dianggap lebih kompetitif, termasuk kendaraan hibrida konvensional dan kendaraan dengan jangkauan yang diperluas, yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen di wilayah tersebut.

Langkah ini menandai perubahan signifikan karena akan mengakhiri produksi model-model populer seperti Wrangler 4xe, Grand Cherokee 4xe, dan Chrysler Pacifica Hybrid. Tampaknya, Dodge Hornet plug-in hybrid juga akan turut dihentikan produksinya.

Meskipun alasan resmi menyebutkan preferensi pelanggan, catatan Mureks menunjukkan bahwa keputusan Stellantis untuk menghentikan produksi PHEV di Amerika Utara kemungkinan juga dipengaruhi oleh faktor lain. Jeep hybrid plug-in diketahui telah beberapa kali mengalami penarikan kembali (recall) terkait insiden kebakaran, bahkan sampai adanya perintah penghentian penjualan.

Penghentian ini cukup mengecewakan bagi sebagian pihak, mengingat spesifikasi yang ditawarkan oleh model seperti Wrangler 4xe. Mobil ini dibekali mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged, paket baterai lithium-ion 17,3 kWh, dan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan output gabungan sebesar 375 hp (280 kW / 380 PS) dan kemampuan jelajah murni listrik sejauh 22 mil (35 km).

Mureks