Teknologi

Sony Honda Mobility Pamer Prototipe SUV Afeela 2026 di CES, Sedan Afeela 1 Alami Penundaan Pengiriman

Sony Honda Mobility kembali mencuri perhatian di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas dengan memperkenalkan prototipe SUV Afeela 2026. Langkah ini diambil menyusul respons pasar Amerika Serikat yang cenderung menyukai kendaraan jenis SUV. Di sisi lain, sedan Afeela 1 yang telah diperkenalkan sebelumnya, menghadapi penundaan pengiriman kepada konsumen.

Afeela Prototype 2026: SUV Baru dengan Gaya Familiar

Prototipe SUV Afeela 2026 merupakan versi yang diperbesar dari sedan Afeela 1, dirancang untuk lebih sesuai dengan preferensi SUV di pasar Amerika. Kendaraan ini mengusung gaya yang serupa dengan Afeela 1, termasuk layar LCD eksternal yang terpasang di bagian depan. Sony Honda Mobility mengindikasikan bahwa SUV ini akan tersedia “paling cepat pada tahun 2028”, meskipun kemungkinan besar peluncurannya baru akan terjadi pada tahun 2029.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Perkembangan Sedan Afeela 1: Harga, Jangkauan, dan Produksi

Pada CES 2025 tahun lalu, Sony Honda Mobility telah memamerkan revisi sedan Afeela 1. Dengan harga mulai dari 89.900 dolar AS dan jangkauan maksimum 300 mil, kendaraan ini sempat menimbulkan pertanyaan mengenai nilai proposisinya. Setahun berselang, angka-angka tersebut tidak banyak berubah.

Shugo Yamaguchi, Presiden dan CEO Sony Honda Mobility of America, mengonfirmasi bahwa sedan Afeela 1 masih sesuai jadwal untuk dirilis pada tahun ini, dengan harga awal tetap 90.000 dolar AS dan akan diproduksi di pabrik Honda di Ohio. “Shugo Yamaguchi, president and CEO of Sony Honda Mobility of America, confirmed that it’s still on track for a release this year, still priced at $90,000 to start, and still set to be built at Honda’s Ohio factory,” ujarnya.

Namun, menurut Mureks, atribut inti Afeela 1 belum menunjukkan peningkatan signifikan, terutama mengingat target pasar Amerika yang semakin skeptis terhadap kendaraan listrik. Jangkauan 300 mil dianggap semakin biasa saja, khususnya untuk kendaraan dengan harga yang mendekati Porsche Taycan. Situasi ini juga mendorong Honda untuk mengurangi ambisi EV-nya di AS.

Fokus pada Teknologi Canggih dan Otonomi

Untuk menjadikan Afeela 1 lebih menarik, Sony Honda Mobility mengandalkan fitur teknologi canggih. Kendaraan ini akan diluncurkan dengan sistem bantuan pengemudi canggih hands-off, eyes-on, mirip dengan Super Cruise milik GM. Berkat pembaruan over-the-air, Afeela 1 pada akhirnya akan menawarkan otonomi Level 4, didukung oleh serangkaian sensor terintegrasi, termasuk pod LIDAR yang terpasang di atap.

Pada peluncuran, pengemudi hanya dapat memainkan game PlayStation seperti Gran Turismo 7 dan game lainnya saat mobil sedang diparkir, berkat fungsionalitas Remote Play yang terintegrasi. Selain bermain game, Sony sedang mengembangkan serangkaian API komprehensif yang akan memungkinkan pengembang pihak ketiga untuk menciptakan pengalaman dalam kabin yang imersif, termasuk kluster pengukur khusus dan skin infotainment. Semua ini akan dijalankan pada Qualcomm Snapdragon Digital Chassis, dengan kekuatan yang cukup untuk menangani tugas keselamatan aktif dan infotainment yang terus berkembang.

Penundaan Pengiriman dan Ketersediaan Terbatas

Meskipun fitur-fitur tersebut terdengar menjanjikan, konsumen harus menunggu lebih lama untuk dapat menyesuaikan kendaraan mereka. Produksi Afeela 1 mengalami penundaan, dan pengiriman kepada pelanggan pertama baru akan dilakukan pada akhir tahun 2026. Pelanggan awal ini harus berada di California, karena negara bagian tersebut adalah satu-satunya tempat sedan ini akan dijual. Arizona akan menyusul pada tahun 2027, namun Sony Honda Mobility belum mengumumkan negara bagian mana yang akan menjadi target selanjutnya atau kapan.

Tim redaksi Mureks akan kembali dengan ulasan lebih detail mengenai Afeela 1 setelah mendapatkan kesempatan untuk menjajalnya secara langsung.

Mureks