Hiburan

Server League of Legends Lumpuh Total: Riot Games Lupa Perbarui Sertifikat Keamanan yang Kedaluwarsa

Sejumlah besar pemain game MOBA populer, League of Legends, di seluruh dunia sempat tidak dapat mengakses permainan mereka pada Minggu, 4 Januari 2026. Server game yang dikembangkan oleh Riot Games tersebut dilaporkan lumpuh total, memicu berbagai spekulasi di kalangan komunitas.

Insiden ini menyebabkan para penggemar game multiplayer yang telah lama eksis tersebut tidak bisa masuk ke akun mereka selama beberapa waktu. Awalnya, banyak yang menduga penyebabnya adalah lonjakan permintaan server mendadak, kesalahan liburan, atau bahkan serangan DDOS. Namun, menurut informasi yang berhasil diungkap melalui akses ke data klien League, masalahnya ternyata jauh lebih sederhana: kelalaian dalam memperbarui sertifikat keamanan.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Sertifikat SSL Kedaluwarsa Jadi Biang Keladi

Penyebab utama gangguan ini adalah sertifikat SSL (Secure Sockets Layer) milik Riot Games yang telah kedaluwarsa. Sertifikat SSL berfungsi sebagai lapisan perlindungan yang memastikan keamanan data saat pengguna mengakses suatu situs atau layanan. Tanpa sertifikat ini, akses ke layanan tersebut secara fungsional akan terblokir demi melindungi pengguna dari potensi ancaman.

Mureks mencatat bahwa informasi dari klien game menunjukkan sertifikat SSL yang digunakan Riot Games terakhir kali diperbarui pada 7 Januari 2016, dengan masa berlaku hingga 4 Januari 2026. Kelalaian dalam memperbarui sertifikat ini tepat waktu menyebabkan server tidak dapat diakses.

Beberapa pemain menemukan cara sementara untuk tetap bisa masuk ke dalam game, yaitu dengan mengatur ulang jam sistem komputer mereka. Namun, ini hanyalah solusi sementara dan tidak menyelesaikan akar masalah yang ada.

Riot Games Perbarui Sertifikat untuk 100 Tahun ke Depan

Setelah insiden tersebut, Riot Games segera mengambil tindakan. Sertifikat SSL yang kedaluwarsa kini telah diperbarui untuk jangka waktu 100 tahun ke depan. Ini mengindikasikan bahwa masalah serupa diharapkan tidak akan terulang dalam waktu dekat.

Hingga berita ini diturunkan, Riot Games belum memberikan komentar resmi lebih lanjut selain sebuah cuitan dari akun League of Legends yang mengonfirmasi adanya gangguan server. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengembang game besar sekalipun mengenai pentingnya manajemen infrastruktur teknis yang cermat.

Sebagai informasi tambahan, League of Legends sendiri dikabarkan akan mendapatkan klien baru, visual yang sepenuhnya dirombak, dan elemen gameplay baru dalam pembaruan besar pada tahun 2027 yang dilaporkan memiliki nama kode “League Next”.

Mureks