Teknologi

Samsung Perkenalkan Monitor Gaming 6K 3D Tanpa Kacamata Pertama di Dunia dengan Pelacakan Mata Real-Time

Selasa, 06 Januari 2026 – Samsung bersiap meluncurkan inovasi terbarunya di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026: monitor gaming 6K 3D tanpa kacamata pertama di dunia. Perangkat ini diklaim akan merevolusi pengalaman bermain game dengan teknologi pelacakan mata real-time yang menjanjikan pengalaman visual yang mulus dan responsif.

Pengumuman ini datang di tengah tren kebangkitan kembali teknologi tampilan 3D tanpa kacamata, yang sebelumnya sempat meredup. Monitor Samsung ini akan menjadi bagian dari jajaran monitor baru perusahaan yang akan diperkenalkan secara penuh di CES 2026.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Kebangkitan Teknologi 3D di Pasar Gaming

Peluncuran monitor Samsung ini bukan satu-satunya indikasi kebangkitan teknologi 3D di pasar. Sebelumnya, pada tahun 2025, perangkat genggam abxylute 3D One juga telah diumumkan sebagai perangkat 3D tanpa kacamata lainnya. Perangkat tersebut kini tersedia untuk pre-order dan dijadwalkan akan dikirimkan pada Februari mendatang. Fenomena ini menunjukkan adanya peningkatan minat produsen terhadap pengalaman gaming 3D.

Meskipun tampilan 3D telah ada cukup lama, penerapannya secara khusus untuk pengalaman gaming belum begitu umum. Samsung tampaknya berambisi mengubah lanskap ini dengan monitor 6K 3D terbarunya.

Tuntutan Hardware dan Potensi Game

Penggunaan monitor dengan resolusi 6K, apalagi dengan fitur 3D, jelas menuntut spesifikasi kartu grafis (GPU) yang sangat bertenaga. Kebutuhan hardware untuk gaming di resolusi 4K saja sudah tinggi, sehingga dorongan ke resolusi 6K pasti akan memerlukan perangkat keras yang jauh lebih kuat bagi pengguna untuk mencapai frame rate yang tinggi.

Samsung telah menyoroti beberapa judul game yang akan menarik untuk dimainkan dengan teknologi ini, termasuk The First Berserker: Khazan, Lies of P: Overture, dan Stellar Blade. Namun, tantangan utama yang mungkin dihadapi adalah ketersediaan game yang secara resmi mendukung tampilan 3D, terutama mengingat harga monitor yang diperkirakan akan sangat mahal.

Analisis: Apakah Resolusi 6K Terlalu Berlebihan?

Meskipun basis pemain Steam tidak mencakup seluruh gamer PC, data survei Steam seringkali menjadi indikator signifikan. Mureks mencatat bahwa hasil survei Steam pada Desember menunjukkan sebagian besar pengguna PC masih bermain di resolusi 1080p (53,68%), diikuti 1440p (21,77%), sementara 4K masih jauh tertinggal (5,47%).

Melihat fakta bahwa monitor 4K pun belum sepenuhnya menjadi arus utama dalam penggunaan yang lebih luas, lompatan ke resolusi 6K tampaknya masih terlalu dini dan mungkin tidak diperlukan oleh sebagian besar gamer saat ini. Terlebih lagi, kondisi pasar PC saat ini masih diwarnai oleh harga komponen yang tinggi.

Para pengamat teknologi menantikan bagaimana pengalaman gaming 3D tanpa kacamata ini akan terwujud dan apakah mampu meningkatkan imersi secara signifikan. Namun, masih ada keraguan apakah gamer PC benar-benar membutuhkan atau menginginkan gaming di resolusi 6K dalam waktu dekat. Kita harus menunggu ulasan langsung dari CES 2026 dan seterusnya untuk melihat apakah teknologi ini akan cukup populer untuk mendorong gaming 3D lebih jauh ke pasar gaming PC arus utama.

Mureks