Samsung Display dan Intel berkolaborasi mengembangkan teknologi baru bernama SmartPower HDR untuk laptop OLED. Inovasi ini diklaim mampu menekan konsumsi daya secara signifikan saat pengguna menikmati konten High Dynamic Range (HDR), tanpa harus mengorbankan kualitas visual superior yang menjadi keunggulan utama layar OLED.
Intel sebenarnya telah mendemonstrasikan SmartPower HDR sejak tahun lalu. Namun, Samsung Display baru-baru ini membeberkan detail lebih lanjut mengenai cara kerja teknologi tersebut, termasuk potensi penghematan daya yang bisa dicapai. Meski demikian, Samsung belum mengumumkan secara spesifik laptop mana saja yang akan mengadopsi teknologi ini, sehingga jadwal kehadirannya di produk komersial masih belum jelas.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Bagaimana SmartPower HDR Bekerja?
SmartPower HDR mengadopsi pendekatan yang lebih dinamis dibandingkan teknologi HDR konvensional. Samsung Display menjelaskan bahwa chipset yang terintegrasi dalam laptop akan memantau tingkat kecerahan puncak (peak brightness) setiap frame secara real-time. Data tersebut kemudian diteruskan ke chip timing controller (TCON) yang terdapat pada panel OLED.
TCON selanjutnya akan mengombinasikan informasi tingkat kecerahan dengan rasio piksel aktif di layar untuk menentukan tegangan optimal yang dibutuhkan panel pada saat itu. Dengan mekanisme ini, layar tidak selalu dipaksa untuk bekerja pada tegangan dan tingkat kecerahan maksimum, yang seringkali menjadi penyebab borosnya daya.
Samsung Display menilai pendekatan ini menjadi solusi atas masalah utama HDR di laptop saat ini. Pada mode HDR tradisional, layar sering kali dikunci pada tingkat kecerahan maksimal, menyebabkan konsumsi daya tetap tinggi meskipun pengguna hanya melakukan aktivitas ringan seperti menjelajah web atau mengetik dokumen. Akibatnya, banyak laptop OLED memilih untuk tetap menggunakan mode SDR (Standard Dynamic Range) demi efisiensi baterai.
Dengan SmartPower HDR, kondisi tersebut berubah drastis. Untuk penggunaan umum seperti browsing web atau mengedit dokumen, panel OLED dapat beroperasi pada tegangan yang lebih rendah. Sebaliknya, saat menampilkan game atau video HDR, sistem akan secara otomatis menaikkan kecerahan dan tegangan sesuai kebutuhan konten, memastikan pengalaman visual tetap optimal.
Potensi Penghematan Daya
Samsung Display mengklaim SmartPower HDR mampu mengurangi konsumsi daya emisi piksel OLED hingga 22% pada penggunaan umum. Sementara itu, saat memutar konten HDR, penghematan daya dapat mencapai 17%. Mureks mencatat bahwa pada skenario penggunaan sehari-hari, konsumsi daya SmartPower HDR disebut mendekati mode SDR, namun tetap mempertahankan keunggulan warna dan kontras HDR yang memukau.
Jika klaim ini terbukti di perangkat nyata, SmartPower HDR berpotensi besar membuat laptop OLED lebih ramah baterai tanpa memaksa pengguna memilih antara kualitas visual dan efisiensi daya. Namun, hingga ada pengumuman resmi mengenai produk yang akan mendukungnya, teknologi ini masih sebatas janji di atas kertas.
Referensi penulisan: inet.detik.com






