Internasional

Sampoerna Raih Penghargaan Bergengsi atas Kontribusi Signifikan terhadap Ekonomi Nasional

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) berhasil meraih penghargaan “Outstanding Contribution to the National Economy” dalam gelaran CNBC Indonesia Awarding Night 2025. Penganugerahan ini menegaskan peran strategis Sampoerna dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui kontribusi signifikan di sektor pengolahan dan dampak berganda yang dihasilkannya.

Sebagai salah satu pemain utama di Industri Hasil Tembakau (IHT), Sampoerna tidak hanya beroperasi sebagai pelaku industri, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lintas sektor. Riset Litbang Kompas mencatat bahwa aktivitas ekonomi perusahaan ini menciptakan dampak berganda senilai Rp204,1 triliun setiap tahun, jumlah yang setara dengan sekitar 1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Dampak tersebut tercermin dari rasio multiplier sebesar 1,7 kali lipat. Artinya, setiap Rp1.000 dari aktivitas bisnis Sampoerna mampu menggerakkan nilai ekonomi hingga Rp1.700 di berbagai lini.

Nilai tambah yang dihasilkan Sampoerna juga signifikan, mencapai 50% dari total PDB sektor IHT, menjadikannya kontributor tunggal terbesar dalam industri tersebut. Dampak ekonomi ini meluas hingga menjangkau jutaan individu, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kontribusi Sampoerna turut menjalar ke berbagai sektor lain, meliputi:

  • Pertanian: Rp27,8 triliun melalui pembelian bahan baku seperti tembakau dan cengkih.
  • Ritel modern: Rp6,9 triliun melalui distribusi produk di jaringan ritel nasional.
  • Logistik: Rp2,4 triliun dari aktivitas distribusi produk.

Dukung UMKM, Perkuat Ekosistem Ekonomi Nasional

Selain kontribusi pada skala makro, Sampoerna juga aktif dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia”. Program ini mencakup inisiatif penting seperti:

Sampoerna Retail Community (SRC)

SRC telah membina lebih dari 250.000 toko kelontong tradisional di seluruh Indonesia. Pembinaan ini meliputi pelatihan, digitalisasi, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan daya saing mereka. Riset Kompas Gramedia (KG) Media menunjukkan bahwa toko-toko kelontong yang bergabung dengan program SRC mengalami kenaikan omzet rata-rata hingga 42 persen.

Secara agregat, kontribusi ekonomi dari toko-toko SRC mencapai Rp236 triliun per tahun, angka yang setara dengan 11,36 persen dari PDB sektor ritel nasional pada tahun 2022.

Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC)

Melalui SETC, Sampoerna telah melatih lebih dari 97.000 peserta dan membina 1.600 UMKM. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 UMKM berhasil menembus pasar ekspor, dan 80% di antaranya telah terdigitalisasi, menunjukkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Pengakuan atas Dampak Nyata

CNBC Indonesia Awarding Night 2025, yang mengusung tema “Turning Turbulence into Triumph: Resilience, Vision, and Growth in Changing Global Landscape”, memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kemampuan adaptasi, inovasi, serta kontribusi nyata bagi perekonomian nasional. Penganugerahan ini semakin menegaskan posisi Sampoerna sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Mureks