Rumor mengenai generasi penerus iPhone Air, yang disebut iPhone Air 2, semakin santer beredar. Perangkat ini digadang-gadang akan membawa perbaikan signifikan pada dua aspek krusial yang menjadi kelemahan model sebelumnya: daya tahan baterai dan kemampuan kamera. Hingga Sabtu, 10 Januari 2026, Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait pengembangan iPhone Air 2.
Menurut laporan terbaru yang dirangkum dari Phone Arena, fokus utama peningkatan pada iPhone Air 2 adalah sektor fotografi dan efisiensi daya. Kedua aspek ini sebelumnya dinilai menghambat penerimaan konsumen terhadap iPhone Air generasi pertama, meskipun perangkat tersebut berhasil menarik perhatian berkat desainnya yang super tipis dan ramping.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Peningkatan Kamera Ganda untuk Pengalaman Fotografi Lebih Baik
Salah satu rumor paling menonjol menyebutkan bahwa Apple berencana menyematkan konfigurasi kamera belakang ganda pada iPhone Air 2. Ini merupakan perubahan fundamental dari model pendahulunya yang hanya mengandalkan satu kamera utama. Penambahan kamera kedua diperkirakan akan membawa iPhone Air 2 setara dengan jajaran iPhone lainnya, memungkinkan fitur seperti mode potret (portrait mode), kemampuan zoom yang lebih fleksibel, serta pengambilan gambar sudut yang lebih luas.
Langkah ini dipandang sebagai respons Apple terhadap keluhan konsumen yang merasa performa fotografi iPhone Air pertama kurang kompetitif dibandingkan dengan perangkat lain di segmen harga dan seri yang sama. Jika rumor ini terbukti, iPhone Air 2 tidak hanya akan mempertahankan desain tipisnya, tetapi juga menawarkan peningkatan kapabilitas kamera yang signifikan.
Teknologi Layar CoE untuk Efisiensi Baterai Optimal
Selain kamera, fokus perbaikan lainnya adalah efisiensi baterai, yang akan didukung oleh integrasi teknologi layar baru bernama Color on Encapsulation (CoE). Teknologi inovatif ini bertujuan untuk menghilangkan salah satu lapisan tradisional pada panel layar yang bertanggung jawab atas sensitivitas sentuhan. Hasilnya, layar dapat menjadi lebih tipis dan jauh lebih efisien dalam konsumsi daya.
Efek positif dari teknologi CoE tidak hanya pada tampilan yang lebih ramping, tetapi juga menciptakan ruang internal yang lebih lega untuk komponen lain, termasuk potensi penempatan baterai dengan kapasitas lebih besar atau yang lebih efisien. Bahkan jika kapasitas baterai tidak meningkat secara drastis, teknologi layar CoE diperkirakan mampu menghadirkan konsumsi daya yang lebih rendah tanpa mengorbankan tingkat kecerahan optimal.
Peningkatan efisiensi layar ini menjadi faktor krusial mengingat desain super tipis iPhone Air generasi pertama yang membatasi ruang internal untuk baterai dan komponen lainnya. Dengan memadukan teknologi layar yang lebih efisien, iPhone Air 2 diharapkan dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik antara bentuk yang sangat tipis dan daya tahan baterai yang memadai untuk penggunaan sehari-hari, sebagaimana catatan Mureks.
Menjawab Kritik Konsumen Terhadap iPhone Air Generasi Pertama
Rumor ini muncul di tengah diskusi luas mengenai bagaimana Apple akan merespons umpan balik pasar terhadap iPhone Air. Model pertama memang berhasil memukau dengan desainnya yang premium dan sangat tipis, namun sejumlah konsumen merasa bahwa desain tersebut datang dengan kompromi yang kurang menguntungkan, terutama dari segi daya tahan baterai dan kemampuan fotografi.
Dengan rumor yang beredar, iPhone Air 2 diharapkan mampu mengatasi dua kritik terbesar tersebut, yaitu masalah kamera dan baterai, sehingga berpotensi menarik lebih banyak pembeli dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Jika Apple berhasil mengintegrasikan teknologi layar yang lebih efisien dengan konfigurasi kamera ganda, iPhone Air 2 bisa menjadi model yang jauh lebih seimbang antara bentuk dan fungsi.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa semua informasi ini masih sebatas rumor dan bocoran yang belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple. Jadwal peluncuran, harga, serta spesifikasi lengkap perangkat ini masih belum diketahui publik. Apple sendiri dikenal selalu menahan komentar hingga pengumuman resmi produknya.






