Manchester United ditahan imbang Leeds United 1-1 pada lanjutan Liga Primer Inggris di Elland Road, Minggu (4/1). Namun, sorotan utama pasca-laga bukan pada hasil pertandingan, melainkan pernyataan manajer Ruben Amorim yang mengungkap alasan kuat di balik keputusannya mempertahankan pakem tiga bek di Old Trafford.
Amorim menegaskan, penggunaan formasi 3-4-3 bukan sekadar pilihan taktis, melainkan cerminan dari keterbatasan dukungan klub dalam membangun skuad sesuai visi teknisnya. Ia mengisyaratkan bahwa perubahan sistem permainan yang sempat dilakukan hanyalah bentuk adaptasi, bukan rencana ideal jangka panjang.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Metro, Amorim secara tegas membedakan perannya. “Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan pelatih. Itu jelas. Nama saya mungkin bukan (Thomas) Tuchel, (Antonio) Conte, atau (Jose) Mourinho, tapi saya adalah manajer di sini,” kata Amorim.
Menurut Amorim, peran seorang manajer seharusnya mencakup kewenangan penuh atas arah teknis tim, termasuk rekrutmen pemain. Namun, ia menilai realitas di United membuatnya harus menyesuaikan diri karena klub tidak sepenuhnya menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem 3-4-3 secara optimal. Mureks mencatat bahwa pernyataan ini mengindikasikan adanya ketegangan antara visi manajer dan kebijakan transfer klub.
“Jika kami harus memainkan 3-4-3 yang sempurna, kami butuh banyak uang dan waktu. Saya mulai paham bahwa hal itu tidak akan terjadi, jadi saya harus beradaptasi,” ujarnya.
Amorim juga menekankan pentingnya batas yang jelas antara tugas teknis dan nonteknis. Ia meminta departemen rekrutmen dan direktur olahraga menjalankan fungsi masing-masing tanpa mengintervensi wilayah kepelatihan.
“Setiap departemen, bagian pemandu bakat, hingga direktur olahraga harus melakukan pekerjaan mereka. Saya akan melakukan tugas saya selama 18 bulan, lalu kita berpisah,” kata Amorim.
Ia bahkan secara terbuka menyebut masa baktinya di United sudah memiliki tenggat. “Kontrak ini akan selesai dalam 18 bulan, dan setelah itu semua orang akan melangkah maju. Itulah kesepakatannya,” tambahnya.






