Pasangan ganda putri Taiwan, Hsu Yin Hui dan Lin Jhih Yun, berhasil melangkah ke babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Malaysia Open BWF World Tour Super 1000 pada Jumat, 09 Januari 2026. Keduanya melaju tanpa harus bertanding setelah lawan mereka dari Tiongkok, Zhang Shuxian dan Jia Yifan, memutuskan untuk mengundurkan diri dari kompetisi.
Hsu Yin Hui dan Lin Jhih Yun, yang saat ini menempati peringkat ke-14 dunia, seharusnya menghadapi pasangan peringkat ke-4 dunia tersebut di babak 16 besar. Mundurnya Zhang Shuxian dan Jia Yifan secara otomatis mengantarkan Hsu/Lin ke babak delapan besar.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Sebelumnya, di babak pertama, Hsu Yin Hui dan Lin Jhih Yun menunjukkan performa solid saat menghadapi pasangan Kanada, Jackie Dent dan Crystal Lai. Mereka berhasil bangkit dari ketertinggalan di game kedua dan memenangkan pertandingan dengan skor ketat 23-21, 23-21.
Pencapaian ini menandai kali pertama Hsu Yin Hui dan Lin Jhih Yun berhasil menembus babak perempat final dalam turnamen level Super 1000. Mureks mencatat bahwa keberhasilan ini dipastikan akan memberikan tambahan poin signifikan bagi mereka, yang berpotensi mendongkrak peringkat dunia keduanya pada pekan depan.
Di babak perempat final, Hsu Yin Hui dan Lin Jhih Yun akan menanti pemenang dari pertandingan antara pasangan Jepang, Matsumoto Mayu dan Fukushima Yuki, melawan pasangan Polandia, Paulina Cybulska dan Kornelia Marczak.
Perjuangan Chen Yufei di Malaysia Open 2026
Sementara itu, di sektor tunggal putri, bintang Tiongkok Chen Yufei harus berjuang keras selama 69 menit untuk mengamankan tempat di perempat final. Ia berhasil mengalahkan wakil Thailand, Busanan Ongbamrungphan, dengan skor 19-21, 21-12, 21-9.
Chen Yufei, yang belum pernah meraih gelar Malaysia Open sepanjang kariernya, berambisi untuk memecahkan rekor tersebut tahun ini. Di babak perempat final besok, ia akan menghadapi bintang senior Thailand lainnya, Ratchanok Intanon, dalam perebutan tiket semifinal.
Usai pertandingan, Chen Yufei mengakui bahwa performanya belum mencapai puncaknya. “Secara keseluruhan, penampilannya tidak terlalu mulus,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dirinya terus beradaptasi di dua babak pertama kompetisi dan menghadapi banyak masalah di lapangan, termasuk melakukan terlalu banyak kesalahan dan pergerakan yang terlalu lambat.






