Semarang, Mureks – PSIS Semarang menunjukkan agresivitas luar biasa di bursa transfer pemain Liga Superleague dan Liga Championship Januari 2026. Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini tercatat sebagai tim paling produktif dalam merekrut amunisi baru demi mengamankan posisi di kasta tertinggi.
Dengan tekad kuat untuk bertahan di Liga Championship, PSIS Semarang berambisi menyapu bersih sisa pertandingan. Langkah ini diambil setelah sebelumnya melepas empat pemain, kini belasan wajah baru telah bergabung.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Di bawah manajemen baru yang dipimpin CEO Datu Nova Fatmawati, tim yang bermarkas di Stadion Jatidiri Semarang ini bahkan masih merasa belum puas dan terus mendatangkan pemain.
Mureks mencatat bahwa rekrutan baru PSIS Semarang di bawah kepemimpinan Datu Nova Fatmawati didominasi oleh eksodus dari Persela Lamongan. Nama-nama seperti Otavio Dutra, Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Wawan Febrianto, dan Ocvian Chanigio kini berseragam biru PSIS. Terakhir, kiper Mario Londok juga merapat, diharapkan mampu meningkatkan performa tim.
Tak hanya pemain dalam negeri, Laskar Mahesa Jenar juga kedatangan amunisi asing. Aldair Simanca, bek asal Kolombia, dipinjam dari Borneo FC. Ada pula Rafinha, top skor Liga 2 musim lalu yang didatangkan dari PSIM Jogja, serta Denilson Rodrigues, mantan pemain Timnas Brasil U-20 yang diplot mengisi lini tengah.
Demi menambah kedalaman skuad di putaran kedua, PSIS Semarang turut merekrut pemain lokal Tegar Infantrie dan Fahmi Al Ayyubi. Pada Rabu (7/1) malam, dua pemain muda lainnya diperkenalkan, yakni Alwi Fadillah dari Bekasi City FC dan Persija Jakarta, serta Rangga Sumarna asal Kerawang yang merupakan jebolan akademi Borneo FC Samarinda.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Reza Andhika, menyatakan harapannya terhadap para pemain baru. “Bergabungnya pemain-pemain baru yang direkrut pada bursa transfer ini, diharapkan jadi tambahan kekuatan di kedalaman squad yang saat ini tengah bersiap menjalani sisa kompetisi Liga Championship musim ini,” ujarnya.
Reza melanjutkan, “Pemain baru untuk menyokong kekuatan Laskar Mahesa Jenar ini, baik berstatus kontrak maupun pinjaman dari klub lainnya tersebut, diharapkan dapat membantu mengangkat performa tim PSIS Semarang untuk keluar dari zona degradasi dan bertahan di Liga Championship musim kompetisi mendatang.”
Sebelumnya, CEO PSIS Semarang Datu Nova Fatmawati, setelah mengambil sebagian besar saham dari Yoyok Sukawi, telah mengungkapkan tekadnya. Di tengah posisi Laskar Mahesa Jenar yang terpuruk di dasar Liga Championship, ia bertekad membawa tim keluar dari zona degradasi.
“Target saya adalah PSIS Semarang dapat bertahan di Liga Championship dan kembali ikut dalam kencang kompetisi musim mendatang,” ujar Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang.
Langkah yang diambil istri Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang Fariz Julinar Maurisal ini tidak hanya fokus pada perekrutan pemain. Ia juga memperbaiki manajemen, merangkul kembali suporter yang sempat memboikot kepemimpinan sebelumnya, serta mengganti tim pelatih.
Referensi penulisan: mediaindonesia.com






