Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, John Herdman, dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 11 Januari 2026. Kedatangan pelatih asal Inggris ini menandai dimulainya kontrak dua tahunnya bersama Skuad Garuda, dengan target utama membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Menyambut kedatangan Herdman, pengamat sepak bola nasional Kesit Budi Handoyo menekankan pentingnya bagi pelatih untuk segera mengenali karakter dan budaya para pemain Timnas Indonesia, baik yang berdarah keturunan maupun lokal. Menurut Kesit, pemahaman ini krusial untuk adaptasi yang mulus.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Adaptasi Karakter dan Budaya Pemain
“Pekerjaan rumah untuk Herdman sekarang adalah dia harus mulai mempelajari karakter dan budaya pemain Timnas Indonesia. Meski ada beberapa yang lahir di Eropa, mereka tak bisa lepas dengan kebiasaan mayoritas pemain Indonesia,” ujar Kesit kepada IDN Times, seperti yang juga dicatat Mureks.
Kesit menjelaskan bahwa meskipun Timnas senior kini banyak diisi pemain yang lahir di Eropa, mereka tetap memiliki kebiasaan dan latar belakang budaya Indonesia yang perlu dipahami oleh Herdman.
Turunkan Ekspektasi Kualitas Pemain
Selain itu, Kesit juga mengingatkan Herdman untuk tidak memiliki ekspektasi terlalu tinggi terhadap kualitas individu pemain Timnas Indonesia, terutama jika dibandingkan dengan standar pemain Eropa yang biasa ia tangani.
“Jangan berpikiran bahwa kualitas pemain Timnas Indonesia sama seperti pemain Eropa/luar negeri lainnya, yang biasa dia tangani terutama di Timnas Kanada,” tegas Kesit.
Ia menambahkan, kualitas pemain sekelas Alphonso Davies atau Jonathan David, yang pernah dilatih Herdman di Timnas Kanada, belum tentu dapat ditemukan di Indonesia.
Pentingnya Pengenalan Cepat
Proses pengenalan ini, menurut Kesit, harus segera dilakukan Herdman. Tujuannya agar pelatih berusia 48 tahun itu tidak terkejut saat memimpin sesi latihan perdana Timnas.
“Herdman harus segera mengenal para pemain Timnas, agar nanti dia tak terkejut saat sudah berada di sini dan bertemu serta memulai latihan bersama Timnas,” kata Kesit.
Detail Kedatangan dan Kontrak
Mureks mencatat, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengonfirmasi bahwa John Herdman dikontrak selama dua tahun, terhitung mulai tahun 2026. “Kontraknya dua tahun,” ujar Sumardji kepada awak media.
Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada 11 Januari 2026, atau paling lambat pada 12 Januari 2026. Dengan kontrak ini, Herdman diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia mencapai target ambisius untuk lolos ke Piala Dunia 2030.






