Keuangan

Prediksi Harga Bitcoin 2025 Meleset Jauh, Analis Soroti Ketahanan Aset Kripto

Tahun 2025 diwarnai dengan berbagai prediksi optimistis mengenai harga Bitcoin (BTC) yang sayangnya banyak meleset dari kenyataan. Pada 31 Desember 2025, Bitcoin tercatat berada di posisi USD 87.000 atau setara Rp 1,4 miliar (dengan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.696), jauh di bawah ekspektasi sejumlah tokoh terkemuka.

Prediksi Ambisius Bitcoin 2025 yang Meleset Jauh

Beberapa figur publik dan investor besar sebelumnya telah melontarkan prediksi harga Bitcoin yang sangat tinggi untuk tahun 2025. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

  • Robert Kiyosaki: USD 250.000
  • Tom Lee: USD 250.000
  • Chamat Palihapitiya: USD 500.000 pada Oktober 2025
  • Tim Draper: USD 250.000
  • Eric Trump: USD 175.000
  • Michael Saylor: USD 150.000

Angka-angka ini menunjukkan tingkat optimisme yang tinggi, namun kinerja aktual Bitcoin pada akhir tahun 2025 tidak mampu mencapai target tersebut.

Volatilitas Pasar Bitcoin Sepanjang 2025

Bitcoin memulai tahun 2025 dengan pijakan yang kuat, melonjak hingga USD 102.000 pada awal Januari, bertepatan dengan pelantikan Donald Trump sebagai presiden. Selama dua bulan berikutnya, aset kripto ini bergerak dalam kisaran USD 98.000 hingga USD 104.000 sebelum momentumnya memudar.

Pada akhir Februari, harga Bitcoin turun menjadi USD 80.000, dan kembali merosot ke USD 76.000 pada April. Semester kedua tahun 2025 menunjukkan pemulihan yang lambat, mencapai puncaknya di angka USD 126.000 pada awal Oktober. Namun, penurunan tajam pada 10 Oktober menghapus keuntungan dua digit yang telah diraih. Pada kuartal terakhir 2025, Bitcoin diperdagangkan mendatar antara USD 86.000 dan USD 94.000, menutup tahun di bawah target analis yang paling konservatif.

Harapan Baru dan Prediksi untuk Bitcoin di Tahun 2026-2027

Meskipun prediksi 2025 banyak yang meleset, optimisme untuk tahun-tahun berikutnya tetap ada. CEO ARK Invest, Cathie Wood, meyakini bahwa pasar mungkin meremehkan potensi perubahan signifikan di tahun 2026. Dalam sebuah video pada 21 Desember, Wood berpendapat bahwa terlepas dari tantangan tahun 2025, termasuk guncangan tarif, penutupan pemerintah, dan Federal Reserve yang agresif, harga aset telah menunjukkan ketahanan yang tak terduga.

Ketahanan tersebut, menurut Wood, dapat membuka jalan bagi

Mureks