Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan bonus senilai Rp 1 miliar kepada para atlet peraih medali emas SEA Games 2025. Dalam seremoni yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), Prabowo juga menyampaikan pesan khusus yang menekankan pentingnya olahraga sebagai cermin kekuatan bangsa.
Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perjuangan dan prestasi atlet di ajang multievent Asia Tenggara tersebut. Mureks mencatat bahwa peraih medali emas individu diganjar Rp 1 miliar, perak Rp 315 juta, dan perunggu Rp 157 juta. Sementara itu, untuk kategori beregu atau tim, setiap peraih emas menerima Rp 500 juta, perak Rp 220 juta, dan perunggu Rp 110.250.000 per orang.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pesan Khusus Presiden Prabowo
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya. “Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintah, dan sebagai pribadi menyampaikan terima kasih saya kepada saudara-saudara sekalian atas keberhasilan saudara dalam menjaga kehormatan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Saudara-saudara sekalian dalam pembangunan sebuah negara, perjuangan kebangkitan negara olahraga adalah salah satu cermin keberhasilan negara tersebut. Para olahragawan yang dipilih untuk mewakili bangsanya memberi suatu simbol untuk memberi suatu tanda bahwa bangsa itu adalah bangsa yang kuat.”
Prabowo menegaskan, “Kalau olahragawannya lemah, kalau olahragawannya kalahan, itu menggambarkan bahwa bangsa kita lemah, dan bangsa kita kalahan. Demikian pentingnya para olahragawan yang dipilih oleh bangsa itu. Karena itu saya sangat bangga dengan saudara dan berterima kasih dengan saudara.”
Presiden juga mengaku mengikuti jalannya pertandingan SEA Games yang berakhir pada 20 Desember lalu, menyoroti salah satu cabang olahraga yang menarik perhatiannya. “Perahu naga, tegang sekali itu, semuanya membanggakan. Luar biasa, saya kagum dengan saudara-saudara. Terima kasih sekali lagi,” ucapnya.
Ia memahami adanya tantangan yang dihadapi beberapa cabang olahraga selama kompetisi. “Masalahnya ini bukan masalah sesuatu yang gembar gembor tapi ini masalah harga diri bangsa. Karena itu saudara lihat negara-negara semua antusias untuk ikut serta. Bahkan ada negara yang berbuat apa saja untuk menang,” ungkap Prabowo.
Menanggapi penilaian yang mungkin kurang objektif, Prabowo berpesan, “Saya mengerti dengan cabang-cabang yang penilaiannya tidak terlalu objektif, saudara telah berbuat yang terbaik dan dikasih yang sesuai itu biasa, tak perlu berkecil hari, yang penting saudara sudah berjuang sekeras tenagamu.”
Fokus ke depan, ia menambahkan, “Dan sekarang masalahnya adalah bagaimana Anda meningkatkan prestasi di saat-sata mendatang. Saya juga terima kasih para ketua cabir yang telah membina dengan baik. Tanpa membina dengan baik tak mungkin berprestasi.”
Makna Penghargaan dan Tabungan Masa Depan
Prabowo menjelaskan makna di balik pemberian bonus tersebut. “Saudara-saudara saya kira merasakan betapa negara menghargai putra putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa. Kalau kita memberi penghargaan berupa uang maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa akan datang,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa bonus bukanlah upah, melainkan penghargaan atas pengorbanan. “Bukan hanya kita seolah-olah kita membayar upah. Tidak. Ini adalah penghargaan karena untuk mencapai tingkat seperti saudara, saudara mengorbankan waktu, tenaga, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara hidup dengan enak, santai, tapi latihan, saudara berjuang,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, ia menyoroti mentalitas atlet. “Ini adalah penghargaan atas itu. Penghargaan atas keringatmu, atas jeri payah, menjadi atlet, itu menjaga mental yang khusus menjadi atlet yang dipilih di kancah internasional, itu mentalnya lebih lagi. Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional.”
Prabowo mengakui perjuangan berat para atlet. “Saudara mungkin pada saat lelah, capek, keram, sudah mau menyerah, tapi saudara mencari kekuatan dalam kekuatan energi demi negara, orang tua, dan kawan-kawan saya. Itu kelihatan,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Presiden Prabowo menitipkan pesan kepada para atlet muda. “Terima kasih atas jerih payah kalian, kami hargai dan kita buktikan, kita berikan tabungan untuk saudara-saudara untuk hal-hal yang baik. Saya titip dengan saudara-saudara. Saudara masih muda jangan dipakai untuk hal yang tidak positif. Tabung untuk orang tuamu. Saya kira itu yang ingin saya sampaikan. Terima kasih, hormat kami pada saudara-saudara,” pungkasnya.






