Sebuah warung yang dilengkapi pom bensin mini di wilayah Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dilalap si jago merah pada Sabtu (10/1/2026) malam. Insiden kebakaran ini terjadi saat pemilik warung tengah mengisi bahan bakar, menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M Ade Nugraha, menjelaskan bahwa api pertama kali muncul ketika pemilik warung sedang mengisi tangki pom mini.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
“Awal mula terjadinya kebakaran menurut saksi, pemilik warung sedang mengisi tangki pom mini,” kata Ade, Minggu (11/1/2026).
Menurut Ade, percikan api tiba-tiba muncul dari bagian bawah pom mini. Percikan tersebut dengan cepat membesar dan merambat ke area lain di warung tersebut.
“Tiba-tiba di bawah pom mini ada sebuah percikan api, lalu membesar dan menyebar merambat ke area lain,” imbuh Ade.
Laporan kejadian diterima oleh petugas Damkar Kota Bogor sekitar pukul 20.00 WIB. Tim segera bergerak menuju lokasi dan tiba dalam waktu 11 menit untuk melakukan penanganan.
Dalam ringkasan Mureks, petugas berhasil mengendalikan situasi dalam waktu 15 menit setelah tiba di lokasi. “Kondisi aman terkendali, selesai pukul 20.26 WIB dengan 15 menit penanganan,” terang Ade.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Namun, kerugian material akibat aset yang hangus terbakar diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
“Perkiraan total aset sekitar Rp 100 juta,” pungkas Ade.






