Tiga anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, memicu duka dan tanda tanya di kalangan warga sekitar. Peristiwa tragis yang terungkap pada Jumat (2/1/2026) ini menyisakan satu anggota keluarga lainnya yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Ketiganya telah dimakamkan di TPU Rorotan, Jakarta Utara, pada Sabtu (3/1/2026). Sementara itu, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), satu-satunya anggota keluarga yang selamat, kini dalam penanganan medis.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kesaksian Tetangga dan Keterkejutan Warga
Aryuni Wulan Febri (51), salah seorang tetangga korban, mengungkapkan keterkejutannya atas insiden ini. Saat ditemui di kediamannya pada Sabtu (3/1/2026), Wulan menuturkan bahwa keluarga Siti Solihah baru sekitar lima bulan menempati rumah kontrakan tersebut, tepatnya sejak pertengahan tahun lalu, sekitar bulan Agustus.
“Kebetulan juga kan baru lima bulan ya, jadi belum deket sekali,” ujar Wulan, menggambarkan interaksi yang terbatas dengan keluarga korban. Ia menambahkan bahwa selama tinggal di lingkungan tersebut, keluarga korban cenderung tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
“Udah sekadar gitu aja. Kadang saya tegur ‘Jualan mas’ ‘ya’ gitu. Gitu aja, jadi nggak terlalu deket banget gitu,” kata Wulan. Menurutnya, Siti Solihah lebih sering berada di dalam rumah dan jarang terlihat beraktivitas di luar. “Di dalam, kebanyakan di dalam. Kalau keluar tuh kalau lagi perlu apa gitu, misalnya lagi mau kontrol, check up, itu keluar diboncengin anaknya,” jelasnya.
Wulan mengaku sangat kaget dan tidak menyangka atas peristiwa nahas yang menimpa tetangganya. “Gak nyangka. Nggak nyangka. Suka, ‘ibu ke mana’ apa gitu. Begitu lihat kondisi begitu udah kaget banget saya. Kaget banget kok bisa gitu, kenapa? selama ini saya nggak pernah denger ribut-ribut juga gitu,” ungkapnya dengan nada prihatin.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga Minggu (4/1/2026), pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian tiga anggota keluarga tersebut. Mureks mencatat bahwa polisi masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk mengungkap penyebab pasti kematian para korban. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan titik terang atas misteri yang menyelimuti tragedi di Warakas ini.






