Rangkaian pertandingan pekan ke-19 Serie A telah tuntas digelar pada Rabu, 7 Januari 2026 dini hari WIB, menyajikan pergolakan sengit di papan atas klasemen. Juventus dan AS Roma berhasil memanfaatkan momentum untuk merangsek ke zona Liga Champions, sekaligus memanaskan persaingan perburuan gelar Scudetto.
Inter Milan yang masih memimpin puncak klasemen kini hanya terpaut tiga angka dari para pesaing terdekatnya. Kondisi ini membuat selisih poin di lima besar klasemen Serie A menjadi sangat tipis, menandakan paruh kedua musim akan semakin brutal dalam perburuan gelar juara.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Juventus Pesta Gol di Reggio Emilia
Si Nyonya Tua tampil trengginas saat bertandang ke markas Sassuolo di Stadion Mapei. Kemenangan telak 3-0 menjadi bukti kebangkitan pasukan Luciano Spalletti dalam mengejar ketertinggalan poin.
Juventus langsung tancap gas sejak peluit kick-off dibunyikan. Dominasi mereka membuahkan hasil manis berkat gol bunuh diri bek lawan, Tarik Muharemovic, serta aksi gemilang Fabio Miretti dan Jonathan David.
Tambahan tiga poin ini mendongkrak posisi Bianconeri ke peringkat empat dengan koleksi 36 poin dari 19 laga. Mereka kini berdiri sejajar dengan para elit Serie A lainnya dalam perburuan takhta. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Sassuolo terpaku di peringkat 10 dengan 23 poin.
Serigala Ibu Kota Terkam Lecce
Tak mau kalah, AS Roma juga pulang dengan senyum lebar setelah menaklukkan Lecce dua gol tanpa balas di Stadion Via del Mare. Evan Ferguson dan Artem Dovbyk menjadi pahlawan kemenangan Serigala Ibu Kota lewat gol-gol krusial mereka.
Kemenangan 2-0 ini sangat vital bagi moral tim asuhan Gian Piero Gasperini untuk terus menempel ketat Inter Milan. Dengan poin sama seperti Juventus, yakni 36 poin, Roma hanya kalah selisih gol dan harus puas duduk di peringkat kelima. Lecce yang menjadi korban keganasan Roma kini terdampar di peringkat 16, hanya unggul lima poin dari zona degradasi.
Kejutan Berlanjut dari Como 1907
Kejutan tak henti-hentinya dihadirkan oleh tim promosi milik pengusaha Indonesia, Como 1907. Skuad asuhan Cesc Fabregas ini sukses membungkam Pisa dengan skor telak 3-0 di Arena Garibaldi.
Anastasios Douvikas tampil sebagai bintang lapangan dengan torehan dua golnya, melengkapi gol pembuka dari Maximo Perrone. Kemenangan ini membawa Como merangsek ke posisi enam besar, mengancam kemapanan tim-tim tradisional Italia.
Menurut pantauan Mureks, berkat hasil ini, Como mengoleksi 33 poin dari 18 pertandingan, terpaut enam poin dari Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Sebaliknya, Pisa semakin terbenam di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 12 poin, menjadi kandidat kuat untuk turun kasta jika tak segera berbenah.
Dengan hasil-hasil ini, persaingan di papan atas Serie A dipastikan akan semakin ketat dan menarik untuk disaksikan di sisa musim 2025/2026.






