Teknologi

Persaingan Akselerator AI Memanas: AMD MI500 2027, Nvidia Vera-Rubin Meluncur 2026

AMD Targetkan MI500 Rilis 2027, Nvidia Siapkan Vera-Rubin Lebih Awal di 2026

Persaingan di industri akselerator kecerdasan buatan (AI) semakin memanas seiring dengan pengumuman rencana peluncuran produk terbaru dari dua raksasa teknologi, AMD dan Nvidia. AMD menargetkan akselerator AI Instinct MI500 Series mereka akan hadir pada tahun 2027, namun Nvidia telah bersiap memperkenalkan platform Vera-Rubin lebih awal, yakni pada tahun 2026.

AMD Ungkap Rencana Jangka Panjang di CES 2026

Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, AMD memaparkan strategi perangkat keras AI jangka pendek dan panjangnya. Perusahaan memberikan gambaran awal tentang Instinct MI500 Series yang dijadwalkan rilis pada 2027, menjanjikan peningkatan performa AI yang signifikan dibandingkan generasi MI300X.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

MI500 dirancang menggunakan arsitektur CDNA 6 milik AMD, dengan proses manufaktur 2nm dan memori HBM4E. AMD mengklaim desain ini mampu menghadirkan peningkatan performa AI hingga 1.000 kali lipat dibandingkan MI300X, meskipun detail benchmark belum dibagikan karena produk masih dalam pengembangan.

Selain itu, AMD juga memperkenalkan Helios, sebuah platform skala rak yang dibangun dengan GPU Instinct MI455X dan CPU EPYC Venice. Helios diposisikan sebagai cetak biru untuk infrastruktur AI skala sangat besar. AMD juga meluncurkan Instinct MI440X, akselerator baru untuk implementasi on-premise perusahaan, yang dirancang untuk sistem delapan GPU yang ada untuk beban kerja pelatihan, penyetelan halus, dan inferensi.

Nvidia Siapkan Vera-Rubin, Meluncur Lebih Cepat

Di sisi lain, Nvidia tidak tinggal diam. Perusahaan ini sedang mempersiapkan platform Vera-Rubin yang akan diperkenalkan tahun ini, menggantikan desain skala rak Grace-Blackwell. Platform Vera-Rubin dibangun dari enam chip baru yang dirancang untuk beroperasi sebagai satu sistem skala rak.

Komponen-komponen tersebut meliputi CPU Vera, GPU Rubin, sakelar NVLink 6, SuperNIC ConnectX-9, DPU BlueField-4, dan sakelar Ethernet Spectrum-6. Dalam konfigurasi NVL72, sistem ini menggabungkan 72 GPU Rubin dan 36 CPU Vera yang terhubung melalui NVSwitch dan NVLink untuk beroperasi sebagai sistem memori bersama.

Nvidia mengklaim sistem Vera-Rubin NVL72 dapat memangkas biaya inferensi per token untuk model mixture-of-experts hingga 10 kali lipat dan mengurangi jumlah GPU yang dibutuhkan untuk pelatihan hingga empat kali lipat. GPU Rubin menggunakan delapan tumpukan memori HBM4 dan menyertakan Transformer Engine baru dengan kompresi adaptif yang didukung perangkat keras, bertujuan meningkatkan efisiensi selama inferensi dan pelatihan tanpa memengaruhi akurasi model.

Perbedaan Waktu Peluncuran dan Implikasinya

Menurut pantauan Mureks, sistem berbasis Rubin akan tersedia dari mitra pada paruh kedua tahun 2026, termasuk sistem skala rak NVL72 dan konfigurasi HGX NVL8 yang lebih kecil. Distribusi direncanakan melalui penyedia cloud, operator infrastruktur AI, dan vendor sistem.

Ini berarti, pada saat AMD Instinct MI500 Series tiba pada tahun 2027, platform Vera-Rubin Nvidia diperkirakan sudah tersedia dari mitra dan digunakan dalam skala besar. Kesenjangan waktu satu tahun ini menunjukkan dinamika persaingan yang ketat di pasar akselerator AI, di mana kecepatan inovasi menjadi kunci.

Referensi penulisan: www.techradar.com

Mureks