Olahraga

Pengamat Sepak Bola: John Herdman Mampu Angkat Timnas Indonesia ke 100 Besar Dunia

Pengamat sepak bola Supriyono Prima menilai target Tim Nasional Indonesia untuk menembus ranking 100 besar dunia merupakan hal yang realistis di bawah kepemimpinan pelatih anyar, John Herdman. Penilaian ini muncul setelah PSSI secara resmi menunjuk arsitek asal Inggris tersebut.

PSSI mengumumkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan durasi kontrak 2+2 tahun. Herdman diberi tanggung jawab ganda untuk melatih Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-23. Saat ini, Tim Merah Putih menempati ranking 122 dunia, berdasarkan rilis FIFA pada 22 Desember 2025.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Rekam Jejak Herdman Jadi Kunci

Supriyono Prima, yang juga merupakan mantan pemain Timnas Indonesia, menekankan bahwa rekam jejak Herdman bersama tim nasional Kanada menjadi referensi kuat. “Mengingat rekam jejaknya yang membawa Kanada dari peringkat 77 ke 33, target membawa Indonesia masuk ke-100 besar dunia secara konsisten adalah hal yang realistis,” ucap Supriyono.

Di bawah arahan Herdman, Kanada berhasil mencatatkan lonjakan signifikan dalam peringkat dunia FIFA, bahkan diganjar penghargaan sebagai “Most Improved Side”. Capaian ini, menurut Supriyono, menunjukkan kapasitas Herdman dalam membangun tim secara sistematis, bukan sekadar mengandalkan hasil instan.

Mureks mencatat, peningkatan peringkat FIFA bukan sekadar angka belaka. Ranking tersebut merepresentasikan stabilitas performa, manajemen tim yang efektif, serta program kepelatihan yang terarah. Kenaikan peringkat akan membuka pintu bagi peluang yang lebih besar, termasuk dalam menentukan kualitas lawan uji coba dan posisi Indonesia dalam undian turnamen resmi.

Jika John Herdman mampu membawa Indonesia naik secara konsisten di ranking FIFA, hal ini akan menjadi bukti konkret keberhasilan proyek kepelatihan yang konstruktif. Sebaliknya, stagnasi peringkat bisa menjadi sinyal awal perlunya evaluasi, meskipun proses pembangunan tim jangka panjang tetap harus diberikan ruang dan waktu.

Mureks