Pendiri Pebble, Eric Migicovsky, kembali mencuri perhatian di ajang CES 2026 dengan memperkenalkan perangkat baru dari perusahaan yang ia dirikan untuk menghidupkan kembali merek jam tangan pintar kesayangan. Selain Pebble Round 2, Migicovsky juga memamerkan Index 01, sebuah cincin sederhana dengan tombol yang dirancang untuk berinteraksi dengan AI Pebble.
Di tengah hiruk pikuk gadget AI yang membanjiri pameran teknologi dan industri saat ini, Index 01 tampil dengan kesederhanaan yang menyegarkan. Konsep utama di balik perangkat ini adalah mengatasi ‘gesekan’ atau hambatan dalam penggunaan perangkat yang kerap membuat orang enggan memakainya.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Filosofi di Balik Desain Index 01
Migicovsky menjelaskan bahwa ia telah banyak memikirkan tentang gesekan. Terlalu banyak gesekan dalam penggunaan perangkat dapat membuat orang enggan memakainya sama sekali. Ide Index 01 bermula dari sebuah aplikasi di jam tangan Pebble. Saat itu, “friction points were having to use your other hand” untuk menekan layar, ungkap Migicovsky.
“We also experimented with gestures and voice activation, wake words,” tambahnya. Namun, seperti yang banyak pengguna alami, pemicu tersebut tidak selalu berfungsi dengan baik. “The whole thing that drives this ring is it being something that you can rely on. It being something that you can incorporate into your… habits,” tegas Migicovsky.
Penempatan tombol yang mudah dijangkau ibu jari tidak hanya logis, tetapi juga dapat lebih mudah diakses bagi individu dengan kesulitan bicara atau hanya satu tangan, menurut pantauan Mureks.
Pengalaman Hands-on dengan Index 01
Prototipe Index 01 yang dipamerkan di Las Vegas belum terhubung ke ponsel dan belum berfungsi sepenuhnya, serta masih memerlukan sentuhan akhir. Namun, tim redaksi Mureks berkesempatan mencoba beberapa unit dan menekan tombolnya. Cincin demo yang tersedia terlalu besar, namun ukuran yang pas untuk penulis adalah Pebble ukuran 7, sementara kolega Dan Cooper berukuran 11.
Meski demikian, tombol karet yang menonjol pada cincin ini terasa mudah ditekan. Migicovsky mendemonstrasikan cara kerjanya dengan menanyakan, “What’s your favorite book these days?” Setelah penulis menjawab, aplikasi pendamping di ponselnya menampilkan transkripsi percakapan dan respons: “That sounds like a fun read! I can create a note about the book you are reading if you’d like.”
Fitur dan Ketersediaan
Migicovsky juga menyebutkan bahwa Index 01 tahan air, sehingga pengguna tidak perlu melepasnya bahkan saat mandi. Ini memungkinkan pengguna untuk mencatat ide-ide mendadak kapan pun. Mureks mencatat bahwa fitur ini sangat mendukung konsep ‘otak kedua’ yang selalu siap.
Mengenai daya tahan, Index 01 dirancang untuk bertahan hingga tiga tahun bagi pengguna ringan karena tidak dapat diisi ulang. Sekitar sebulan sebelum daya habis, aplikasi akan mengirimkan peringatan dan menanyakan apakah pengguna ingin memesan pengganti. Model ini, meskipun terkesan boros, didasari pemikiran bahwa jika pengguna masih mengandalkan cincin tersebut setelah dua tahun, biaya penggantian mungkin dapat dibenarkan.
Index 01 kini tersedia untuk pre-order dengan harga early bird $75 dan akan dijual seharga $100 setelah mulai dikirimkan pada bulan Mei.






