Hiburan

Pemain Arc Raiders Minta Embark Pisahkan Reputasi Matchmaking Solo dan Trio, Hindari ‘Kolam Hiu’ PvP

Para pemain Arc Raiders menyuarakan desakan kepada pengembang, Embark Studios, agar memisahkan sistem reputasi matchmaking antara mode solo dan trio. Permintaan ini muncul setelah banyak pemain merasa pengalaman bermain solo mereka terganggu oleh tingkat agresi yang lebih tinggi saat bermain dalam kelompok.

Sistem matchmaking berbasis agresi yang diterapkan Arc Raiders, yang baru-baru ini diklarifikasi oleh pimpinan Embark, dirancang untuk mengelompokkan pemain PvP (Player versus Player) yang agresif dengan sesama mereka, sementara pemain yang lebih memilih PvE (Player versus Environment) atau penjarahan damai ditempatkan di lobi yang lebih tenang. Namun, menurut pantauan Mureks, sistem ini menimbulkan dilema baru bagi komunitas.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Dilema Reputasi: Agresi Trio Membayangi Solo

Di forum Reddit utama Arc Raiders, pengguna MishRift secara vokal menyatakan, “Aggression in Trio Should Not Affect your Solo” experience. Ia berpendapat bahwa kecanduan PvP teman bermain trio seharusnya tidak menyeret pemain ke “kolam hiu” yang penuh pertempuran saat mereka kembali ke sesi solo yang lebih damai.

MishRift memberikan bukti anekdotal dari pengalamannya sendiri. “I noticed after playing with my aggressive trio friends (I’m new so account is fresh) that my solo matches are way more aggressive now,” ujarnya. Argumen ini menyoroti konsekuensi tak terhindarkan dari pengungkapan sistem matchmaking oleh Embark: pemain yang ingin mengakali sistem.

Beberapa pemain bahkan telah menemukan cara untuk “mengakali” sistem. Pengguna Reddit Traditional-Row7925 menyarankan, “After going on a murder rampage in trios, just go in naked in solos and surrender 6-7 times in a row. Then do one free loadout to make sure it worked, start spamming ‘no shoot’ and you’ll hear people replying. You’re back in the friendly pool. It’s not even subtle.”

Pendapat ini didukung oleh En1gmaMontoya, yang setuju dengan pemisahan reputasi agresi. “Agreed. I generally play much more passive and even save fellow raiders from time to time on solos. In trios though I enjoy the PvP and the sheer amount of it is great for getting better,” katanya.

Perdebatan di Komunitas: Agresi Adalah Agresi

Namun, tidak semua pemain sepakat dengan usulan ini. Beberapa pengguna berpendapat bahwa agresi harus diperlakukan sama, terlepas dari mode bermain. “Aggression be aggression. Now you want it easy without your pals? Wow,” balas seorang pengguna dalam tanggapan terpisah.

Pengguna MRjubjub menambahkan perspektif lain, “It’s good the way it is. Otherwise you get aggressive trios going to solos to free farm trigger nades or other equipment to be even more aggressive in trios.” Ini menunjukkan kekhawatiran bahwa pemisahan reputasi dapat dieksploitasi untuk keuntungan yang tidak adil.

Tim redaksi Mureks mencatat bahwa banyak dari perdebatan ini mencerminkan sifat egois manusia. Beberapa pemain ingin mendapatkan keuntungan dari PvP tanpa harus menghadapi konsekuensinya saat tidak nyaman. Meskipun demikian, argumen tentang pemain lain yang merusak reputasi Anda, terutama dalam tim yang diisi otomatis, memiliki dasar yang masuk akal.

Namun, penulis asli artikel berpendapat bahwa pemain tetap memilih untuk bermain dengan mereka, mengetahui bahwa mode trio memiliki tingkat PvP yang lebih tinggi. Sistem matchmaking ini, sebagaimana dipahami, bersifat korektif. Jika pemain tidak ingin terlibat dalam PvP, mereka tidak perlu melakukannya, dan pada akhirnya akan mengalami lebih sedikit PvP (meskipun tidak sepenuhnya hilang).

Mencoba mengakali atau memanipulasi pengalaman bermain demi bersembunyi di “kolam” pemain tertentu justru dapat merusak pengalaman itu sendiri. “It’s always and forever a PvP game, folks,” tegas penulis asli.

Menyikapi perdebatan ini, pengguna Reddit squidsauce dengan bijak menyatakan, “After thinking about this for a minute, I’m not going to adjust my play style. It is what it is. If I feel like someone is aggressive I’ll shoot. If not I won’t. I don’t care about this auto balancing script.” Ia bahkan bercanda, “as the PvP goblin poisoning my friend group’s matchmaking, I will not apologize.”

Terlepas dari perdebatan ini, Arc Raiders telah mencapai kesuksesan signifikan. Permainan ini dilaporkan telah terjual 12 juta kopi dan mencetak rekor baru untuk pemain aktif dua bulan setelah peluncuran, menurut perkiraan analis.

Mureks