Penggemar game open-world action RPG tengah menanti kehadiran Crimson Desert, proyek ambisius terbaru dari pengembang Pearl Abyss. Game ini menjanjikan dunia yang masif, bahkan diklaim dua kali lebih luas dari peta ikonik Skyrim dan melampaui ukuran Red Dead Redemption 2. Namun, di balik skala yang mengesankan itu, sang pengembang menegaskan bahwa ukuran bukanlah segalanya.
Dalam sebuah presentasi di acara New Game+ showcase, Direktur PR Pearl Abyss, Will Powers, mengungkapkan detail mengenai luasnya dunia Crimson Desert. Powers menyebutkan bahwa pratinjau yang telah beredar sebelumnya hanyalah “sebuah sudut kecil dari peta.”
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Fokus pada Interaktivitas, Bukan Sekadar Luas
“Saya rasa angka-angka tidak benar-benar adil untuk menggambarkannya,” ujar Powers. Ia melanjutkan, “tetapi yang bisa kami katakan adalah bahwa dunia ini setidaknya dua kali lebih besar dari dunia terbuka, area yang dapat dimainkan, dari Skyrim. Ini lebih besar dari peta Red Dead Redemption 2.”
Meskipun demikian, Powers menekankan bahwa luasnya peta bukanlah prioritas utama. “Benua Pywel benar-benar masif, tetapi ukuran tidak terlalu penting jika tidak ada yang bisa dilakukan,” tegas Powers. “Game open-world adalah tentang melakukan berbagai hal, memiliki aktivitas, dan memiliki gangguan. Jadi kami ingin menciptakan dunia yang tidak hanya masif, tetapi juga sangat interaktif.”
Menurut catatan Mureks, pendekatan ini menunjukkan komitmen Pearl Abyss untuk menghadirkan pengalaman bermain yang kaya dan mendalam, di mana pemain dapat menjelajahi setiap sudut dunia Pywel yang luas dengan berbagai kegiatan.
Kebebasan Bermain dan Fleksibilitas Misi
Powers menjelaskan bahwa sifat Crimson Desert yang sangat terbuka berarti sulit untuk memberikan perkiraan pasti mengenai proporsi cerita utama dibandingkan konten sampingan. Namun, ia memastikan bahwa misi utama “hanyalah sebagian kecil dari pengalaman yang akan Anda dapatkan, dan itu bukan mayoritas.”
“Bagi saya, dalam pengalaman saya dengan game ini, game ini benar-benar dimulai setelah saya menyelesaikannya. Karena kemudian saya bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Ini sepenuhnya terbuka,” ungkap Powers, mengindikasikan kebebasan besar bagi pemain setelah menyelesaikan alur cerita utama.
Fleksibilitas ini juga berlaku dalam menghadapi tantangan. Powers memberikan contoh saat pemain berhadapan dengan bos yang sulit, seperti White Horn, makhluk mirip yeti yang ganas. “Jika Anda kesulitan melawan bos, maka Anda bisa meninggalkan pertarungan bos itu,” jelas Powers. “Ini adalah dunia terbuka – Anda tidak harus terus-menerus memaksakan diri untuk maju. Anda bisa melakukan hal lain, mendapatkan lebih banyak keterampilan, mendapatkan peralatan yang lebih baik.” Bahkan pertempuran cerita utama tidak akan mengunci pemain, memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi konten sampingan sebelum kembali ke pertarungan yang tertunda.
Detail Peluncuran dan Harapan
Crimson Desert dijadwalkan rilis pada Kamis, 19 Maret 2026. Game ini akan dibanderol dengan harga $69.99 / £54.99 untuk edisi standar, dan $79.99 / £64.99 untuk edisi deluxe. Dengan kemampuan terbang menggunakan naga atau mech bertenaga jet, menjelajahi benua Pywel yang luas diharapkan akan menjadi pengalaman yang cepat dan mendebarkan.
Meskipun ada sedikit kekhawatiran mengenai skema kontrol yang rumit, antusiasme untuk menemukan rahasia dan petualangan di dunia Crimson Desert tetap tinggi.






