ACF Fiorentina berhasil meraih kemenangan dramatis atas US Cremonese, namun di balik euforia tersebut, pelatih Paolo Vanoli mengungkapkan bahwa timnya tengah menghadapi serangkaian masalah yang lebih kompleks dari perkiraan publik. Kemenangan tipis ini ditentukan oleh gol Moise Kean, pemain yang awalnya tidak direncanakan untuk tampil.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Vanoli membeberkan kondisi internal tim yang kurang ideal. “Kami memiliki banyak masalah minggu ini, ada virus flu yang menjalar di seluruh tim, banyak pemain dan anggota staf, termasuk saya, mengalami demam,” ungkap Vanoli.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Menurut Mureks, beberapa nama penting seperti Gudmundsson, Mandragora, dan Sohm menjadi korban parah dari wabah flu tersebut. Situasi semakin rumit dengan absennya beberapa pemain lain di menit-menit terakhir, serta Moise Kean yang melewatkan sesi latihan karena masalah pribadi.
Keputusan untuk memasukkan Kean ke bangku cadangan pun terjadi secara mendadak. Pagi hari sebelum pertandingan, penyerang utama Edin Dzeko mengalami pembengkakan di pergelangan kakinya, membuatnya tidak bisa diturunkan. Kondisi ini membuka jalan bagi Kean yang menunjukkan kerja keras meski sempat absen.
Vanoli menegaskan bahwa situasi Kean dengan klub sudah menjadi perhatian lama. “Kean memiliki kesepakatan dengan klub untuk waktu yang cukup lama dan situasi ini tidak bisa lagi ditunda. Saya tidak ingin ada yang memperbesar masalah ini, tidak ada yang perlu diperdebatkan,” tegasnya, menepis spekulasi.
Meski dihadapkan pada berbagai kendala, Vanoli memuji semangat juang anak asuhnya. “Setelah kekalahan dari Parma, kami semua menderita, tetapi kami sebenarnya tidak bermain buruk. Jadi, saya mengatakan kepada para pemain untuk terus berjuang,” ujarnya, memotivasi tim.
Ia juga menyoroti potensi Manor Solomon, debutan yang memberikan umpan silang untuk gol Kean, yang diharapkan dapat membawa kualitas baru. Selain itu, Vanoli mengaku senang melihat Nicolo’ Fagioli tampil dengan penuh percaya diri di lapangan.
Meskipun demikian, Vanoli menekankan perlunya konsistensi di lini serang. “Kami berada di jalur yang benar, meski harus lebih konsisten di depan gawang setelah 60 tembakan dalam tiga pertandingan,” jelasnya, menggarisbawahi area yang perlu ditingkatkan.
Kemenangan Fiorentina akhirnya tercipta berkat semangat pantang menyerah dan penyelamatan gemilang dari kiper De Gea, sebelum Moise Kean menyambar bola muntah dari sundulan Niccolò Fortini yang ditepis kiper, memastikan tiga poin krusial bagi La Viola.






