PSM Makassar harus menelan pil pahit setelah takluk 0-2 dari tamunya, Bali United, dalam laga lanjutan Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Jumat (9/1/2026) malam. Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi skuad asuhan Tomas Trucha di musim ini, sekaligus menutup putaran pertama dengan catatan minor.
Gol Kilat Mirza Mustafic dan Petaka Kartu Merah
Laga baru berjalan 30 detik saat gawang PSM Makassar yang dikawal Reza Arya Pratama langsung bergetar. Berawal dari pergerakan cepat Thijmen Goppel di sisi sayap, ia melepaskan umpan matang ke kotak penalti yang langsung disambar oleh Mirza Mustafic. Gol ini tercatat sebagai gol tercepat di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2025/2026, memberikan keunggulan instan bagi Serdadu Tridatu.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Upaya Juku Eja untuk bangkit semakin berat setelah bek Syahrul Lasinari diusir wasit pada menit ke-24. Syahrul menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran keras yang tidak perlu, membuat PSM harus bermain dengan 10 orang. Meski sempat mengancam lewat aksi Alex Tanque, PSM kesulitan mengembangkan permainan dengan kekurangan jumlah pemain.
Penderitaan PSM bertambah di penghujung laga. Melalui serangan balik cepat pada menit ke-90+4, Thijmen Goppel sukses menggandakan keunggulan Bali United. Tak lama berselang, Ananda Raehan juga harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras yang dikonfirmasi melalui VAR, membuat PSM mengakhiri laga dengan sembilan pemain.
Statistik Pertandingan dan Implikasi Klasemen
Catatan Mureks menunjukkan, dominasi Bali United terlihat dari statistik pertandingan. Berikut adalah ringkasan statistik utama:
| Statistik Utama | PSM Makassar | Bali United |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 0 | 2 |
| Pencetak Gol | – | M. Mustafic (1′), T. Goppel (90+4′) |
| Kartu Merah | 2 (Syahrul 24′, A. Raehan 90+8′) | 0 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 3 | 5 |
| Penguasaan Bola | 38% | 62% |
Kemenangan ini membawa Bali United merangsek naik ke peringkat ke-7 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Sebaliknya, PSM Makassar masih tertahan di posisi ke-10 dengan 19 poin dan terancam tergeser oleh tim-tim di bawahnya seperti Arema FC dan Persik Kediri. Hasil ini memunculkan pertanyaan besar mengenai evaluasi manajemen PSM Makassar pada bursa transfer paruh musim.






