NOTTINGHAM Forest berhasil meraih kemenangan krusial 2-1 atas West Ham United dalam duel papan bawah Liga Primer Inggris yang berlangsung di London Stadium pada Rabu (7/1). Hasil ini dinilai pelatih Forest, Sean Dyche, sebagai bukti adanya perubahan besar dalam mentalitas timnya.
Pertandingan yang mempertemukan peringkat ke-17 dan ke-18 klasemen sementara itu berakhir dramatis. Morgan Gibbs-White menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol melalui titik putih pada menit ke-89. Penalti diberikan setelah kapten Forest tersebut dilanggar oleh kiper West Ham, Alphonse Areola, di dalam kotak terlarang.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Kemenangan tersebut membuat Forest kini menjauh tujuh poin dari zona degradasi, sekaligus memberikan napas baru dalam perjuangan mereka untuk bertahan di Liga Primer. Gibbs-White kian menegaskan perannya sebagai figur penting bagi Forest. Gelandang serang asal Inggris itu kini telah mengoleksi 22 gol di Liga Primer bersama Forest. Mureks mencatat bahwa hanya Chris Wood (37) dan Bryan Roy (24) yang mencetak gol lebih banyak untuk klub tersebut di era Premier League. Ia juga memiliki rekor sempurna dalam mengeksekusi penalti, dengan empat dari empat kesempatan berhasil dikonversi menjadi gol.
Forest sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Murillo di babak pertama. Statistik mencatat, itu merupakan kali ke-103 Forest tertinggal saat turun minum dalam laga Liga Primer. Namun, kemenangan ini baru menjadi yang kedua kalinya mereka mampu membalikkan keadaan, setelah sebelumnya melakukannya pada Januari 1997 melawan Tottenham Hotspur.
Dyche Puji Respons Pemain
Sean Dyche mengaku sangat puas dengan respons para pemainnya, terutama cara mereka tetap tenang setelah tertinggal. “Saya tentu senang. Senang dengan mentalitas para pemain,” ujar Dyche kepada Sky Sports.
“Pertandingan ini canggung untuk kedua tim dan banyak tekanan mengelilingi laga ini. Untuk tertinggal 1-0, tetap tenang, lalu menampilkan babak kedua yang bisa memenangkan pertandingan, itu sangat menyenangkan.”
Ia menegaskan bahwa kemenangan ini lahir dari kemampuan tim menemukan solusi di situasi sulit. “Anda harus menemukan cara, dan kami menemukan caranya malam ini. Masih ada lebih banyak hal yang bisa keluar dari tim ini. Anda tetap harus menemukan jalan. Sepak bola jarang memberi Anda pertandingan yang sempurna. Ada perubahan dalam mentalitas, dan saya senang dengan hal itu.”
Meski begitu, Dyche mengingatkan bahwa perjuangan Forest masih jauh dari selesai. “Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Tugas saya adalah menembus semua kebisingan itu dan melihat fakta sebenarnya,” ujarnya.
Krisis West Ham Berlanjut
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang krisis West Ham United. The Hammers kini menjalani 10 laga Liga Primer tanpa kemenangan, rekor terburuk mereka sejak periode Desember 2006 hingga Maret 2007. Selain itu, hanya Bournemouth yang kehilangan lebih banyak poin dari posisi unggul musim ini dibanding West Ham.
Meski frustrasi, pelatih West Ham, Nuno Espirito Santo, menolak menyerah dalam perburuan keluar dari zona berbahaya. “Selisihnya sangat tipis, dan kami punya gol yang dianulir yang seharusnya membuat kami unggul,” kata Nuno kepada BBC Match of the Day dan Sky Sports.
“Lalu ada banyak insiden, termasuk penalti. Ini pertandingan yang berat. Saya pikir kami melakukan cukup banyak hal untuk memenangkan laga ini. Para pemain bekerja sangat keras. Menurut saya, kami sudah cukup melakukan hal-hal untuk menang.”
Ia menegaskan timnya harus terus berjuang. “Kami harus terus melangkah, terus percaya, dan terus bekerja. Ini belum selesai.”
“Kalian tahu saya. Saya akan terus berjalan, terus percaya, dan terus bekerja bersama para pemain. Kadang ada momen bagus dan momen buruk, tetapi Anda harus cukup tangguh untuk memahami bahwa seperti inilah sepak bola.”






