Olahraga

Nice dan Strasbourg Berbagi Angka 1-1, Claude Puel Akhiri Tren Buruk Les Aiglons di Laga Debut

Era kepemimpinan Claude Puel di Nice resmi dimulai dengan hasil yang cukup melegakan. Menjamu Strasbourg di Allianz Riviera pada Minggu (4/1) dini hari WIB, tuan rumah berhasil memutus tren negatif enam kekalahan beruntun di Ligue 1 meski harus puas dengan hasil imbang 1-1.

Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena merupakan laga pertama Puel sebagai pelatih Nice. Selain itu, perhatian juga tertuju pada rekrutan anyar, Elye Wahi, yang langsung memberikan dampak instan bagi Les Aiglons.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Laga dimulai dengan mimpi buruk bagi tuan rumah. Saat pertandingan baru berjalan 13 menit, Strasbourg mendapatkan hadiah penalti setelah Kojo Peprah melakukan pelanggaran terhadap Abdoul Ouattara di area terlarang.

Joaquin Panichelli, yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan Panichelli gagal dihalau kiper Maxime Dupe, sekaligus mencatatkan gol ke-10 sang penyerang musim ini.

Nice merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Les Aiglons nyaris menyamakan kedudukan melalui upaya Sofiane Diop, namun bola masih membentur tiang gawang dari jarak dekat. Strasbourg beruntung memiliki Mike Penders di bawah mistar; kiper muda tersebut tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan tim tamu hingga turun minum.

Kebangkitan Nice di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Nice melakukan penyesuaian strategi yang membuahkan hasil manis. Pada menit ke-54, kerja sama apik di sisi lapangan berakhir di kaki Melvin Bard yang kemudian mengirimkan umpan matang kepada Wahi.

Striker yang baru saja didatangkan ini melepaskan tembakan kaki kanan akurat ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau Penders. Skor 1-1 membuat tempo permainan semakin memanas.

Nice yang tampil dominan terus menekan pertahanan tim asuhan Strasbourg untuk mencari gol kemenangan. Morgan Sanson dan Wahi sempat mendapatkan peluang emas di menit-menit akhir, namun lagi-lagi Mike Penders menjadi pahlawan bagi tim tamu dengan menepis bola-bola sulit.

Akhir Tren Negatif dan Poin Penting

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tetap bertahan. Bagi Nice, meski hanya meraih satu poin di kandang, hasil ini merupakan langkah awal yang krusial. Satu poin ini resmi mengakhiri rentetan enam kekalahan beruntun yang sempat membuat mental tim terpuruk. Menurut pantauan Mureks, hasil ini memberikan angin segar bagi skuad untuk menatap laga selanjutnya.

Bagi Strasbourg, hasil imbang di laga tandang ini menjaga posisi mereka tetap kompetitif di papan tengah. Hal ini berkat performa solid lini pertahanan mereka yang digalang oleh duet Doukoure dan Ben Chilwell, serta penampilan impresif Penders di bawah mistar.

Mureks