Penjaga gawang FC Koln, Marvin Schwabe, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat bertandang ke markas FC Heidenheim. Meski membawa pulang satu poin dari Voith-Arena, Schwabe merasa Koln seharusnya bisa meraih kemenangan penuh.
Pertandingan pekan ke-16 Bundesliga yang berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, itu berjalan sengit. Tim tuan rumah, FC Heidenheim, sempat unggul dua kali, namun Koln berhasil menyamakan kedudukan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Jalannya Pertandingan Penuh Drama
FC Heidenheim membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Marvin Pieringer pada menit ke-15. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang tiga menit, Eric Martel berhasil menyamakan kedudukan untuk FC Koln.
Drama berlanjut saat Julian Niehues kembali membawa FCH unggul pada menit ke-26. Skor 2-1 untuk keunggulan Heidenheim bertahan hingga jeda. Memasuki babak kedua, FC Koln langsung tancap gas dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-48 berkat aksi Said El Mala, mengubah skor menjadi 2-2.
Menurut pantauan Mureks, babak kedua memang menunjukkan peningkatan performa signifikan dari tim tamu, FC Koln, yang lebih mendominasi jalannya laga setelah jeda.
Komentar Marvin Schwabe: Tak Puas dengan Satu Poin
Setelah pertandingan, Marvin Schwabe mengakui bahwa satu poin bisa diterima mengingat jalannya babak pertama. Namun, ia menegaskan bahwa timnya tidak sepenuhnya puas dengan hasil tersebut.
“Setelah babak pertama seperti yang kami jalani, tentu kami menerima satu poin itu. Tapi saya tidak ingin mengatakan kami puas. Pada babak kedua, permainan sedikit lebih baik,” ujar Schwabe, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Schwabe merasa bahwa performa timnya di babak kedua jauh lebih baik dan layak mendapatkan hasil yang lebih optimal, yaitu kemenangan.
Debut Gemilang Jahmai Simpson-Pusey
Selain hasil pertandingan, Schwabe juga menyoroti debut Jahmai Simpson-Pusey. Pemain muda tersebut baru didatangkan Koln beberapa hari sebelum laga, namun langsung menunjukkan penampilan yang menjanjikan.
Kiper berusia 30 tahun itu memuji penampilan Simpson-Pusey dan berharap banyak pada potensi sang pemain.
“Dia langsung tampil sangat, sangat bagus dengan cepat. Kita bisa berharap banyak pada pemain muda ini. Dia jelas juga kehilangan bola, tetapi melakukannya dengan jelas dan tanpa ragu-ragu,” pungkas Schwabe.






