Olahraga

New York Knicks Tantang San Antonio Spurs: Misi Balas Dendam di Laga Penutup Tahun NBA

New York Knicks akan bertandang ke markas San Antonio Spurs dalam lanjutan kompetisi NBA musim 2025-26 pada Kamis (01/01/2026) pagi WIB. Laga ini menjadi ulangan final NBA Cup awal bulan ini, mempertemukan dua tim papan atas dengan performa yang kontras menjelang pergantian tahun.

Dominasi New York Knicks: Tiga Kemenangan Beruntun dan Keunggulan Psikologis

New York Knicks tiba di San Antonio dengan kepercayaan diri tinggi, membawa modal tiga kemenangan beruntun dan performa solid secara keseluruhan. Mereka baru saja menundukkan New Orleans Pelicans 130-125 pada Senin, sebuah kemenangan penting setelah sempat tertinggal 10 poin di kuarter ketiga.

Dapatkan berita menarik lainnya di mureks.co.id.

Momen krusial dalam pertandingan tersebut terjadi saat dunk keras OG Anunoby dengan sisa 1 menit 48 detik, yang berhasil mengunci keunggulan Knicks hingga akhir laga. Jalen Brunson menjadi motor serangan dengan catatan 28 poin dan 10 assist. Anunoby sendiri menyumbang 23 poin dan 11 rebound, sementara Karl-Anthony Towns melengkapi dominasi dengan double-double 12 poin dan 12 rebound.

Dari bangku cadangan, Mohamed Diawara mencetak rekor pribadi dengan 18 poin, sedangkan Miles McBride tampil impresif dalam laga comeback-nya sejak awal Desember. Mureks mencatat bahwa kemenangan ini memperpanjang laju positif New York Knicks, yang telah memenangi 15 dari 18 pertandingan terakhir mereka. Termasuk di antaranya adalah kemenangan 124-113 atas Spurs di final NBA Cup pada 16 Desember lalu, yang memberikan keunggulan psikologis signifikan.

San Antonio Spurs Berjuang Bangkit: Kolaps di Kuarter Keempat Jadi Sorotan

Situasi berbeda dialami San Antonio Spurs yang justru sedang mengalami penurunan performa. Setelah mencatat delapan kemenangan beruntun, Spurs kini menelan dua kekalahan berturut-turut akibat kerap kolaps di kuarter keempat.

Kekalahan terbaru mereka datang dari Cleveland Cavaliers dengan skor 101-113 di kandang sendiri, meskipun Victor Wembanyama tampil gemilang dengan 26 poin dan 14 rebound. Menurut Mureks, masalah utama Spurs terletak pada eksekusi di menit-menit akhir pertandingan.

Pelatih Mitch Johnson menilai timnya sering bermain terlalu terburu-buru, seolah ingin mencetak banyak poin dalam satu serangan. Pola serupa juga terlihat saat Spurs kalah dari Utah Jazz beberapa hari sebelumnya.

Wembanyama menegaskan pentingnya ketenangan dan keseimbangan emosi tim. “Timnya harus tetap tenang dan menjaga keseimbangan emosi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Spurs baru saja melewati periode pertandingan yang sangat menuntut secara fisik dan mental, dan kini ditantang untuk segera bangkit.

Duel melawan New York Knicks ini bukan hanya menjadi ujian penting bagi San Antonio Spurs, tetapi juga kesempatan emas untuk membalas kekalahan di final NBA Cup dan mengakhiri tahun dengan catatan positif.

Mureks