Musim tenis 2026 akan segera bergulir, dengan Australian Open 2026 siap menjadi Grand Slam pembuka tahun ini. Undian utama turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan dimulai pada Minggu, 18 Januari, menampilkan 128 pemain di kategori tunggal putra dan putri.
Meskipun sebagian besar peserta telah terkonfirmasi, sejumlah tempat masih akan diisi melalui babak kualifikasi dan pemberian wild card. Situasi mengenai alokasi wild card menjadi perhatian utama, terutama dengan kurang dari tiga minggu tersisa menuju turnamen.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Mekanisme Pemberian Wild Card Australian Open
Setiap turnamen Grand Slam, termasuk Australian Open, secara tradisional menyediakan hingga delapan wild card untuk undian tunggal putra dan putri. Namun, sistem pemberiannya memiliki kekhasan tersendiri.
Australian Open menjalin kemitraan dengan US Open dan Roland Garros, yang memastikan setidaknya satu petenis putra dan satu petenis putri dari Amerika Serikat serta Prancis menerima wild card langsung ke undian utama. Penentuan penerima wild card ini biasanya menjadi hak prerogatif federasi tenis masing-masing negara.
Selain itu, terdapat Asia-Pacific Wildcard Play-Off yang memperebutkan satu tempat wild card, di mana para pemain dari seluruh benua bersaing. Satu tempat lainnya ditentukan melalui Australian Pro Tour Wildcard Points Race, khusus untuk petenis Australia di kedua kategori. Sisa wild card kemudian akan dipilih langsung oleh pihak penyelenggara turnamen.
Daftar Penerima Wild Card Tunggal Putra
Hingga saat ini, lima wild card untuk undian tunggal putra telah diumumkan, menyisakan tiga tempat potensial yang masih terbuka. Petenis tuan rumah, James Duckworth, berhasil mengamankan tempatnya berkat performa apiknya di Australian Pro Tour. Rekan senegaranya, Rinky Hijikata, juga menerima wild card untuk tampil di Grand Slam kandang.
Dari kawasan Asia-Pasifik, Bu Yunchaokete dari China meraih wild card setelah memenangkan babak play-off. Sementara itu, Patrick Kypson dari Amerika Serikat dan Kyrian Jacquet dari Prancis mendapatkan wild card timbal balik dari federasi tenis negara masing-masing.
Penerima Wild Card Tunggal Putri
Di kategori tunggal putri, tujuh wild card telah diberikan, menyisakan hanya satu tempat yang masih belum terisi. Bintang remaja Emerson Jones, yang tahun lalu melakukan debut Grand Slam melalui wild card, kembali mendapatkan kesempatan serupa setelah menunjukkan performa gemilang di Australian Pro Tour.
Petenis Australia lainnya yang juga menerima wild card adalah Talia Gibson, Priscilla Hon, dan Tayla Preston. Sementara itu, Zarina Diyas dari Kazakhstan mengamankan tempatnya setelah memenangkan Asia-Pacific play-off. Dari Amerika Serikat, Elizabeth Mandlik, putri dari juara Australian Open dua kali Hana Mandlikova, serta Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah dari Prancis, juga dipastikan akan berlaga di Melbourne.
Peluang Wild Card Tersisa: Sorotan pada Nick Kyrgios
Pertanyaan besar yang mengemuka menjelang turnamen adalah mengenai nasib Nick Kyrgios. Petenis kontroversial ini sebelumnya menggunakan peringkat terlindungi untuk masuk ke Australian Open 2025, namun status tersebut kini telah kedaluwarsa. Dengan peringkat ATP-nya yang berada di posisi 671 dunia, Kyrgios jauh di bawah batas untuk masuk ke undian utama atau babak kualifikasi.
Kyrgios dijadwalkan mencoba kembali berkompetisi di Brisbane International pekan depan. Namun, penampilannya dalam pertarungan melawan Aryna Sabalenka menunjukkan ia belum berada dalam kondisi fisik prima.
Selain Kyrgios, beberapa nama lain juga berpotensi menerima wild card. Jordan Thompson, petenis peringkat 108 dunia, hanya berjarak empat tempat dari undian utama. Ia berpeluang mendapatkan wild card di Grand Slam negaranya, terutama setelah berjuang pulih dari cedera pada paruh kedua tahun 2025.
Petenis Australia lainnya seperti Jason Kubler, Bernard Tomic, dan Alex Bolt, yang saat ini berada di undian kualifikasi, juga memiliki peluang. Juara Australian Open 2014, Stan Wawrinka, yang dijadwalkan pensiun pada 2026, juga bisa menjadi pertimbangan.
Untuk kategori putri, prediksi wild card tersisa jauh lebih sulit mengingat hanya ada satu tempat yang belum terisi. Petenis Australia seperti Olivia Gadecki, Maddison Inglis, dan Astra Sharma, yang saat ini berada di undian kualifikasi, bisa menjadi kandidat kuat.
Jika penyelenggara memilih petenis non-Australia, mantan juara US Open Sloane Stephens dan runner-up Australian Open 2021 Jennifer Brady, yang keduanya sedang berupaya comeback, dapat dipertimbangkan. Victoria Azarenka, juara dua kali dan mantan peringkat satu dunia, juga merupakan kemungkinan, meskipun peringkat dunianya 132 dan belum terdaftar dalam daftar entri kualifikasi, serta belum mengindikasikan bahwa ia akan melakukan perjalanan ke Australia.
Pihak penyelenggara turnamen juga memiliki opsi untuk tidak menggunakan seluruh atau sebagian dari tempat wild card yang tersisa. Keputusan ini akan membuka peluang lebih besar bagi “lucky losers” untuk masuk ke undian utama.






