NASA secara resmi menunda kegiatan spacewalk atau perjalanan luar angkasa yang dijadwalkan pada Kamis, 8 Januari 2026, di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Penundaan ini disebabkan oleh “kekhawatiran medis pada seorang anggota kru” yang muncul pada Rabu sore waktu setempat. Agensi antariksa Amerika Serikat tersebut kini bahkan sedang mengevaluasi kemungkinan untuk mengakhiri misi Crew-11 lebih awal dari jadwal.
Menurut pernyataan resmi NASA, anggota kru yang tidak disebutkan namanya tersebut berada dalam kondisi stabil. Mureks mencatat bahwa meskipun Kimiya Yui, astronot dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), sempat terdengar meminta konferensi medis pribadi dengan ahli bedah penerbangan melalui saluran komunikasi terbuka pada Rabu, permintaan semacam itu adalah hal rutin di ISS dan tidak dapat secara langsung diasumsikan terkait dengan insiden ini.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
NASA Pertimbangkan Akhiri Misi Crew-11 Lebih Cepat
“The matter involved a single crew member who is stable,” tulis NASA dalam pernyataannya. “Safely conducting our missions is our highest priority, and we are actively evaluating all options, including the possibility of an earlier end to Crew-11’s mission.”
Sejatinya, misi Crew-11 dijadwalkan untuk tetap berada di ISS hingga setidaknya paruh kedua Februari 2026. Sementara itu, misi pengganti, Crew-12, belum dijadwalkan untuk meluncur hingga paling cepat 15 Februari 2026.
Spacewalk yang ditunda tersebut rencananya akan dilakukan oleh astronot NASA, Mike Fincke dan Zena Cardman. Keduanya dijadwalkan untuk berada di luar airlock selama enam setengah jam. Misi singkat ini bertujuan untuk memasang kit dan kabel sebagai persiapan untuk pemasangan panel surya gulir baru yang akan tiba pada misi mendatang.
NASA menyatakan akan memberikan pembaruan lebih lanjut mengenai situasi ini dalam waktu 24 jam ke depan.






